Senin, 04 September 2023

TEKS ANEKDOT X 9

  MENGUNGKAPKAN KRITIK LEWAT TEKS ANEKDOT

Nama Guru             : Surahmi,s.pd

Mapel                      : Bahasa Indonesia

Fase/Kelas               : E / X 9

Pertemuan               : ke 1


A.CAPAIAN PEMBELAJARAN

Pada akhir fase E,

Peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan,konteks sosial,akademis,dan dunia kerja.

Peserta didik mampu memahami,mengolah,menginterpretasi,dan mengevaluasi informasi dari berbagai tipe teks tentang topik yang beragam.

Peserta didik mampu menyintesis gagasan dan pendapat dari berbagai sumber.

Peserta didik mampu berpartisipasi aktif dalam diskusi dan debat.

Peserta didik mampu menulis berbagai teks untuk menyampaikan pendapat dan mempresentasikan serta menanggapi informasi nonfiksi dan fiksi secara kritis dan etis.

  B.TUJUAN PEMBELAJARAN

1.Peserta didik mampu mengevaluasi gagasan dan pesan yang disampaikan dalam teks monolog lawakan tunggal secara kritis dan reflektif.

2.Peserta didik mampu menginterpretasi informasi untuk mengungkapkan gagasan dan perasaan simpati,peduli,empati atau pendapat prp/kontra dari teks pisul yang di pirsa.

3.Peserta didik mampu menulis teks anekdot dengan informasi yang akurat dan merujuk pada sumber informasiyang valid dalam bentukmedia kreatif.

4.Peserta didik  mampu menampilkan lawakan tunggal sebagai sarana menyampaikan kritik terhadap fenomena yang terjadi dalam berbicara maupun bersikap.


C.MATERI DAN PEMBAHASAN

Pengertian Teks Anekdot

Teks anekdot adalah suatu bentuk tulisan naratif yang menggambarkan suatu kejadian atau insiden tertentu dengan gaya ringan dan menghibur. Biasanya, teks anekdot terdiri dari beberapa paragraf pendek yang mengisahkan suatu peristiwa nyata atau fiktif, tetapi diceritakan dengan sudut pandang yang humoris atau menarik.

Ciri-Ciri Teks Anekdot

  1. Ringkas dan Padat

    Teks anekdot umumnya singkat dan padat. Cerita yang disajikan tidak berlarut-larut, tetapi tetap mampu mengandung pesan yang ingin disampaikan.

  2. Menghibur

    Salah satu tujuan utama teks anekdot adalah menghibur pembaca. Cerita yang lucu atau menarik diharapkan dapat membuat pembaca tersenyum atau tertawa.

  3. Mengandung Makna atau Pesan

    Meskipun bercerita dengan gaya ringan, teks anekdot sering kali mengandung makna atau pesan yang dapat diambil oleh pembaca.

  4. Memiliki Konflik dan Penyelesaian

    Seperti narasi pada umumnya, teks anekdot juga memiliki konflik atau masalah yang dihadapi oleh karakter dalam cerita, serta penyelesaian yang memunculkan rasa puas atau tawa.

  5. Menggunakan Gaya Bahasa Khas

    Gaya bahasa dalam teks anekdot cenderung santai dan informal. Penggunaan humor, perumpamaan, atau bahkan bahasa gaul dapat memberikan warna tersendiri pada cerita.

Contoh Teks Anekdot

Suatu hari di kantor, Boss sedang membicarakan rencana besar dengan dua bawahannya, Alex dan Bella. Bos berkata, “Kita perlu kreativitas yang luar biasa untuk proyek ini.” Lalu Alex berkomentar, “Bos, saya punya ide brilian! Bagaimana kalau kita rapat di kolam renang?” Bos dan Bella terlihat terkejut. Alex tersenyum lebar, “Ingat kata-kata Anda, Bos, kita butuh kreativitas yang luar biasa, dan saya merasa ide ini benar-benar segar!”*

Manfaat Teks Anekdot

Teks anekdot memiliki manfaat yang tidak hanya sebatas menghibur pembaca, tetapi juga dapat menyampaikan pesan atau makna dengan cara yang ringan dan mudah dicerna. Cerita-cerita dalam teks anekdot seringkali membuat pembaca berpikir, tertawa, dan merenungkan aspek-aspek kehidupan yang bisa jadi sering terlupakan.

D.MEDIA PEMBELAJARAN

Laptop

LCD

Gawai

Papan Tulis

Buku Teks

E.MODEL PEMBELAJARAN

Model pembelajaran  yang digunakan Discovery Learning.

                                               SIMAK VIDEO BERIKUT INI



 

Jumat, 25 Agustus 2023

TEKS LHO X 9

 TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI

Nama Guru             : Surahmi,s.pd

Mapel                      : Bahasa Indonesia

Fase/Kelas               : E / X 9

Pertemuan               : ke 4


A.Capaian Pembelajaran 

Pada akhir fase E,

Peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan,konteks sosial,akademis,dan dunia kerja.

Peserta didik mampu memahami,mengolah,menginterpretasi,dan mengevaluasi informasi dari berbagai tipe teks tentang topik yang beragam.

Peserta didik mampu menyintesis gagasan dan pendapat dari berbagai sumber.

Peserta didik mampu berpartisipasi aktif dalam diskusi dan debat.

Peserta didik mampu menulis berbagai teks untuk menyampaikan pendapat dan mempresentasikan serta menanggapi informasi nonfiksi dan fiksi secara kritis dan etis.

B.Tujuan Pembelajaran

10.1 Mengevaluasi informasi yang tidak akurat dan bias dalam paparan laporan hasil observasi dengan kritis dan reflektif.

Memahami dan menganalisis gagasan dalam laporan hasil observasi dengan kritis dan reflektif.


C.Materi dan Pembahasan

Teks laporan hasil observasi adalah teks yang berisi penjabaran umum atau laporan berupa hasil dari pengamatan. Teks laporan observasi juga disebut teks klasifikasi karena memuat klasifikasi mengenai jenis-jenis sesuatu berdasarkan kriteria tertentu.

Struktur Teks Laporan Hasil Observasi

Teks laporan hasil observasi secara umum memiliki tiga struktur di antaranya:

1. Pernyataan Umum, yaitu terdapat pembukaan, berisi pembuka atau informasi secara umum hal yang akan disampaikan. Bagian ini berisi hal umum tentang objek yang akan dikaji, menjelaskan secara garis besar tentang objek tersebut.

2. Deskripsi Bagian, yaitu terdapat isi, rincian, pembahasan, dan penjelasan secara lebih detail.

3. Deskripsi Manfaat, yaitu berisi fungsi atau manfaat setiap objek yang diamati dalam kehidupan.


Tujuan Teks Laporan Hasil Observasi

Tujuan utamanya, yaitu untuk memberikan informasi secara objektif dan fakta yang ada di lapangan sesuai hasil pengamatan yang didapatkan.

Tujuan yang lainnya yaitu :

1. Untuk penelitian.

2. Untuk memberikan informasi terbaru.

3. Untuk mengatasi suatu persoalan.

4. Untuk menemukan teknik atau cara terbaru.

5. Untuk mengambil keputusan yang lebih efektif.

6. Untuk melakukan pengawasan dan/atau perbaikan.

7. Untuk mengetahui perkembangan suatu permasalahan.

 

Fungsi Teks Laporan Hasil Observasi

Teks laporan observasi memiliki fungsi atau manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain, fungsinya:

1. Sebagai bahan penelitian

2. Sebagai sumber yang dapat dipercaya

3. Sebagai laporan tugas dan kegiatan pengamatan

4. Sebagai dokumentasi

5. Sebagai ilmu pengetahuan

6. Menjelaskan dasar penyusunan kebijaksanaan, keputusan dan/atau pemecahan masalah dalam pengamatan.


D.Video Pembelajaran Teks LHO Fase E



E.Latihan Soal

Menganalisis Teks LHO di buku Pelajaran hal 3 tentang  ANGGREK BULAN

1.Nma ilmiah bunga anggrek bulan

2.Ilmuan penemu bunga anggrek bulan

3.Tempat hidup bunga anggrek bulan

4.Klasifikasi bunga anggrek bulan

5.Bagian tubuh bunga anggrek bulan

6.Habitat bunga anggrek bulan 

7.Bagaimana daur hidup bunga anggrek bulan 

8.Manfaat bunga anggrek bulan bagi manusia

9.Manfaat bunga anggrek bulan bagi alam

10.Hal apa yang unik dari bunga anggrek bulan

                                    

                                               SELAMAT BELAJAR SEMOGA SUKSES

TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI

Nama Guru             : Surahmi,s.pd

Mapel                      : Bahasa Indonesia

Fase/Kelas               : E / X 9

Pertemuan               : ke 4


A.Capaian Pembelajaran 

Pada akhir fase E,

Peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan,konteks sosial,akademis,dan dunia kerja.

Peserta didik mampu memahami,mengolah,menginterpretasi,dan mengevaluasi informasi dari berbagai tipe teks tentang topik yang beragam.

Peserta didik mampu menyintesis gagasan dan pendapat dari berbagai sumber.

Peserta didik mampu berpartisipasi aktif dalam diskusi dan debat.

Peserta didik mampu menulis berbagai teks untuk menyampaikan pendapat dan mempresentasikan serta menanggapi informasi nonfiksi dan fiksi secara kritis dan etis.

B.Tujuan Pembelajaran

10.1 Mengevaluasi informasi yang tidak akurat dan bias dalam paparan laporan hasil observasi dengan kritis dan reflektif.

Memahami dan menganalisis gagasan dalam laporan hasil observasi dengan kritis dan reflektif.


C.Materi dan Pembahasan

Teks laporan hasil observasi adalah teks yang berisi penjabaran umum atau laporan berupa hasil dari pengamatan. Teks laporan observasi juga disebut teks klasifikasi karena memuat klasifikasi mengenai jenis-jenis sesuatu berdasarkan kriteria tertentu.

Struktur Teks Laporan Hasil Observasi

Teks laporan hasil observasi secara umum memiliki tiga struktur di antaranya:

1. Pernyataan Umum, yaitu terdapat pembukaan, berisi pembuka atau informasi secara umum hal yang akan disampaikan. Bagian ini berisi hal umum tentang objek yang akan dikaji, menjelaskan secara garis besar tentang objek tersebut.

2. Deskripsi Bagian, yaitu terdapat isi, rincian, pembahasan, dan penjelasan secara lebih detail.

3. Deskripsi Manfaat, yaitu berisi fungsi atau manfaat setiap objek yang diamati dalam kehidupan.


Tujuan Teks Laporan Hasil Observasi

Tujuan utamanya, yaitu untuk memberikan informasi secara objektif dan fakta yang ada di lapangan sesuai hasil pengamatan yang didapatkan.

Tujuan yang lainnya yaitu :

1. Untuk penelitian.

2. Untuk memberikan informasi terbaru.

3. Untuk mengatasi suatu persoalan.

4. Untuk menemukan teknik atau cara terbaru.

5. Untuk mengambil keputusan yang lebih efektif.

6. Untuk melakukan pengawasan dan/atau perbaikan.

7. Untuk mengetahui perkembangan suatu permasalahan.

 

Fungsi Teks Laporan Hasil Observasi

Teks laporan observasi memiliki fungsi atau manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain, fungsinya:

1. Sebagai bahan penelitian

2. Sebagai sumber yang dapat dipercaya

3. Sebagai laporan tugas dan kegiatan pengamatan

4. Sebagai dokumentasi

5. Sebagai ilmu pengetahuan

6. Menjelaskan dasar penyusunan kebijaksanaan, keputusan dan/atau pemecahan masalah dalam pengamatan.


D.Video Pembelajaran Teks LHO Fase E



E.Latihan Soal

Menganalisis Teks LHO di buku Pelajaran hal 3 tentang  ANGGREK BULAN

1.Nma ilmiah bunga anggrek bulan

2.Ilmuan penemu bunga anggrek bulan

3.Tempat hidup bunga anggrek bulan

4.Klasifikasi bunga anggrek bulan

5.Bagian tubuh bunga anggrek bulan

6.Habitat bunga anggrek bulan 

7.Bagaimana daur hidup bunga anggrek bulan 

8.Manfaat bunga anggrek bulan bagi manusia

9.Manfaat bunga anggrek bulan bagi alam

10.Hal apa yang unik dari bunga anggrek bulan

                                    

                                               SELAMAT BELAJAR SEMOGA SUKSES


Senin, 21 Agustus 2023

TEKS LHO X 9

  TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI

Nama Guru             : Surahmi,s.pd

Mapel                      : Bahasa Indonesia

Fase/Kelas               : E / X 9

Pertemuan               : ke 4


A.Capaian Pembelajaran 

Pada akhir fase E,

Peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan,konteks sosial,akademis,dan dunia kerja.

Peserta didik mampu memahami,mengolah,menginterpretasi,dan mengevaluasi informasi dari berbagai tipe teks tentang topik yang beragam.

Peserta didik mampu menyintesis gagasan dan pendapat dari berbagai sumber.

Peserta didik mampu berpartisipasi aktif dalam diskusi dan debat.

Peserta didik mampu menulis berbagai teks untuk menyampaikan pendapat dan mempresentasikan serta menanggapi informasi nonfiksi dan fiksi secara kritis dan etis.

B.Tujuan Pembelajaran

10.1 Mengevaluasi informasi yang tidak akurat dan bias dalam paparan laporan hasil observasi dengan kritis dan reflektif.

Memahami dan menganalisis gagasan dalam laporan hasil observasi dengan kritis dan reflektif.


C.Materi dan Pembahasan

Teks laporan hasil observasi adalah teks yang berisi penjabaran umum atau laporan berupa hasil dari pengamatan. Teks laporan observasi juga disebut teks klasifikasi karena memuat klasifikasi mengenai jenis-jenis sesuatu berdasarkan kriteria tertentu.

Struktur Teks Laporan Hasil Observasi

Teks laporan hasil observasi secara umum memiliki tiga struktur di antaranya:

1. Pernyataan Umum, yaitu terdapat pembukaan, berisi pembuka atau informasi secara umum hal yang akan disampaikan. Bagian ini berisi hal umum tentang objek yang akan dikaji, menjelaskan secara garis besar tentang objek tersebut.

2. Deskripsi Bagian, yaitu terdapat isi, rincian, pembahasan, dan penjelasan secara lebih detail.

3. Deskripsi Manfaat, yaitu berisi fungsi atau manfaat setiap objek yang diamati dalam kehidupan.


Tujuan Teks Laporan Hasil Observasi

Tujuan utamanya, yaitu untuk memberikan informasi secara objektif dan fakta yang ada di lapangan sesuai hasil pengamatan yang didapatkan.

Tujuan yang lainnya yaitu :

1. Untuk penelitian.

2. Untuk memberikan informasi terbaru.

3. Untuk mengatasi suatu persoalan.

4. Untuk menemukan teknik atau cara terbaru.

5. Untuk mengambil keputusan yang lebih efektif.

6. Untuk melakukan pengawasan dan/atau perbaikan.

7. Untuk mengetahui perkembangan suatu permasalahan.

 

Fungsi Teks Laporan Hasil Observasi

Teks laporan observasi memiliki fungsi atau manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain, fungsinya:

1. Sebagai bahan penelitian

2. Sebagai sumber yang dapat dipercaya

3. Sebagai laporan tugas dan kegiatan pengamatan

4. Sebagai dokumentasi

5. Sebagai ilmu pengetahuan

6. Menjelaskan dasar penyusunan kebijaksanaan, keputusan dan/atau pemecahan masalah dalam pengamatan.


D.Video Pembelajaran Teks LHO Fase E



E.Latihan Soal

Menganalisis Teks LHO di buku Pelajaran hal 3 tentang  ANGGREK BULAN

1.Nma ilmiah bunga anggrek bulan

2.Ilmuan penemu bunga anggrek bulan

3.Tempat hidup bunga anggrek bulan

4.Klasifikasi bunga anggrek bulan

5.Bagian tubuh bunga anggrek bulan

6.Habitat bunga anggrek bulan 

7.Bagaimana daur hidup bunga anggrek bulan 

8.Manfaat bunga anggrek bulan bagi manusia

9.Manfaat bunga anggrek bulan bagi alam

10.Hal apa yang unik dari bunga anggrek bulan

                                    

                                               SELAMAT BELAJAR SEMOGA SUKSES


Jumat, 18 Agustus 2023

SURAT LAMARAN KERJA XII IPA 2

  ASSALAMUALIKUM WAROHMATULLOHIWABAROKATUH

Nama Guru Mapel    ; Surahmi,S.Pd

Pelajaran                   : Bahasa Indonesia

Kelas                         : XII IPA 2

Pertemuan ke            : 3

 

A.KOMPETENSI DASAR

KD 3.1  Mengidentifikasi isi dan sistematika surat lamaran pekerjaan yang di baca.

KD 4.1 Menyajikan simpulan sistematika dan unsur-unsur isi surat lamaran baik secara maupun tulis.


B.TUJUAN PEMBELAJARAN

1.Siswa dapat mengidentifikasi sistematika surat lamaran pekerjaan.

2.Siswa dapat menyimpulkan isi dan unsur unsur surat lamaran kerja.


C.MATERI PEMBELAJARAN DAN PENGEMBANGANYA

  Pengertian Surat Lamaran Kerja

Surat lamaran kerja adalah surat yang ditulis oleh pencari kerja dan ditujukan pada suatu perusahaan atau instansi yang bersifat pribadi untuk mendapatkan pekerjaan dengan menggunakan bahasa resmi.


Mengidentifikasi Sistematika Surat Lamaran Kerja

Unsur unsur surat lamaran kerja

a.Nama kota dan tanggal pembuatan surat

b.Lampiran dan perihal

c.Alamat surat

d.Salam pembuka

e.Paragraf pembuka

f.Paragraf isi (Identifikasi pelamar dan hal hal yg dilampirkan)

g.Paragraf penutup

h.Salam penutup

i.Tandatangan dan nama terang.


Isi surat lamaran kerja terdiri atas tiga bagian yaitu paragraf pembuka,paragraf isi(Identitas pelamar dan lampiran lampiran)dan paragraf penutup.


D.VIDEO PEMBELAJARAN



E. METODE PEMBELAJARAN

Pendekatan Scientific Learning yaitu siswa menyampaikan kegiatan pembelajaran sendiri,melalui 3 tahap yaitu pendahuluan,inti,dan penutup.

Model pembelajaran berbasis proyek.


Jawab pertanyaan berikut ini !!!

1.Bacalah surat lamaran pekerjaan  kemudian buatlah simpulanya !

2.Presentasikan hasil simpulan kalian di depan kelas !



       

                                                                SELAMAT BELAJAR SEMOGA SUKSES
 

Kamis, 17 Agustus 2023

SURATT LAMARAN KERJA KELAS XII IPA 1

 ASSALAMUALIKUM WAROHMATULLOHIWABAROKATUH

Nama Guru Mapel    ; Surahmi,S.Pd

Pelajaran                   : Bahasa Indonesia

Kelas                         : XII IPA 1

Pertemuan ke            : 3

 

A.KOMPETENSI DASAR

KD 3.1  Mengidentifikasi isi dan sistematika surat lamaran pekerjaan yang di baca.

KD 4.1 Menyajikan simpulan sistematika dan unsur-unsur isi surat lamaran baik secara maupun tulis.


B.TUJUAN PEMBELAJARAN

1.Siswa dapat mengidentifikasi sistematika surat lamaran pekerjaan.

2.Siswa dapat menyimpulkan isi dan unsur unsur surat lamaran kerja.


C.MATERI PEMBELAJARAN DAN PENGEMBANGANYA

  Pengertian Surat Lamaran Kerja

Surat lamaran kerja adalah surat yang ditulis oleh pencari kerja dan ditujukan pada suatu perusahaan atau instansi yang bersifat pribadi untuk mendapatkan pekerjaan dengan menggunakan bahasa resmi.


Mengidentifikasi Sistematika Surat Lamaran Kerja

Unsur unsur surat lamaran kerja

a.Nama kota dan tanggal pembuatan surat

b.Lampiran dan perihal

c.Alamat surat

d.Salam pembuka

e.Paragraf pembuka

f.Paragraf isi (Identifikasi pelamar dan hal hal yg dilampirkan)

g.Paragraf penutup

h.Salam penutup

i.Tandatangan dan nama terang.


Isi surat lamaran kerja terdiri atas tiga bagian yaitu paragraf pembuka,paragraf isi(Identitas pelamar dan lampiran lampiran)dan paragraf penutup.


D.VIDEO PEMBELAJARAN



E. METODE PEMBELAJARAN

Pendekatan Scientific Learning yaitu siswa menyampaikan kegiatan pembelajaran sendiri,melalui 3 tahap yaitu pendahuluan,inti,dan penutup.

Model pembelajaran berbasis proyek.


Jawab pertanyaan berikut ini !!!

1.Bacalah surat lamaran pekerjaan  kemudian buatlah simpulanya !

2.Presentasikan hasil simpulan kalian di depan kelas !



       

                                                                SELAMAT BELAJAR SEMOGA SUKSES
 

Rabu, 16 Agustus 2023

SURAT LAMARAN KERJA XII IPA 4

  ASSALAMUALIKUM WAROHMATULLOHIWABAROKATUH

Nama Guru Mapel    ; Surahmi,S.Pd

Pelajaran                   : Bahasa Indonesia

Kelas                         : XII IPA 4

Pertemuan ke            : 3

 

A.KOMPETENSI DASAR

KD 3.1  Mengidentifikasi isi dan sistematika surat lamaran pekerjaan yang di baca.

KD 4.1 Menyajikan simpulan sistematika dan unsur-unsur isi surat lamaran baik secara maupun tulis.


B.TUJUAN PEMBELAJARAN

1.Siswa dapat mengidentifikasi sistematika surat lamaran pekerjaan.

2.Siswa dapat menyimpulkan isi dan unsur unsur surat lamaran kerja.


C.MATERI PEMBELAJARAN DAN PENGEMBANGANYA

  Pengertian Surat Lamaran Kerja

Surat lamaran kerja adalah surat yang ditulis oleh pencari kerja dan ditujukan pada suatu perusahaan atau instansi yang bersifat pribadi untuk mendapatkan pekerjaan dengan menggunakan bahasa resmi.


Mengidentifikasi Sistematika Surat Lamaran Kerja

Unsur unsur surat lamaran kerja

a.Nama kota dan tanggal pembuatan surat

b.Lampiran dan perihal

c.Alamat surat

d.Salam pembuka

e.Paragraf pembuka

f.Paragraf isi (Identifikasi pelamar dan hal hal yg dilampirkan)

g.Paragraf penutup

h.Salam penutup

i.Tandatangan dan nama terang.


Isi surat lamaran kerja terdiri atas tiga bagian yaitu paragraf pembuka,paragraf isi(Identitas pelamar dan lampiran lampiran)dan paragraf penutup.


D.VIDEO PEMBELAJARAN



E. METODE PEMBELAJARAN

Pendekatan Scientific Learning yaitu siswa menyampaikan kegiatan pembelajaran sendiri,melalui 3 tahap yaitu pendahuluan,inti,dan penutup.

Model pembelajaran berbasis proyek.


Jawab pertanyaan berikut ini !!!

1.Bacalah surat lamaran pekerjaan  kemudian buatlah simpulanya !

2.Presentasikan hasil simpulan kalian di depan kelas !



       

                                                                SELAMAT BELAJAR SEMOGA SUKSES
 

Selasa, 15 Agustus 2023

TEKS LHO X 7

TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI

Nama Guru             : Surahmi,s.pd

Mapel                      : Bahasa Indonesia

Fase/Kelas               : E / X IPA 7

Pertemuan               : ke 3


A.Capaian Pembelajaran 

Pada akhir fase E,

Peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan,konteks sosial,akademis,dan dunia kerja.

Peserta didik mampu memahami,mengolah,menginterpretasi,dan mengevaluasi informasi dari berbagai tipe teks tentang topik yang beragam.

Peserta didik mampu menyintesis gagasan dan pendapat dari berbagai sumber.

Peserta didik mampu berpartisipasi aktif dalam diskusi dan debat.

Peserta didik mampu menulis berbagai teks untuk menyampaikan pendapat dan mempresentasikan serta menanggapi informasi nonfiksi dan fiksi secara kritis dan etis.

B.Tujuan Pembelajaran

10.1 Mengevaluasi informasi yang tidak akurat dan bias dalam paparan laporan hasil observasi dengan kritis dan reflektif.

Memahami dan menganalisis gagasan dalam laporan hasil observasi dengan kritis dan reflektif.


C.Materi dan Pembahasan

Teks laporan hasil observasi adalah teks yang berisi penjabaran umum atau laporan berupa hasil dari pengamatan. Teks laporan observasi juga disebut teks klasifikasi karena memuat klasifikasi mengenai jenis-jenis sesuatu berdasarkan kriteria tertentu.

Struktur Teks Laporan Hasil Observasi

Teks laporan hasil observasi secara umum memiliki tiga struktur di antaranya:

1. Pernyataan Umum, yaitu terdapat pembukaan, berisi pembuka atau informasi secara umum hal yang akan disampaikan. Bagian ini berisi hal umum tentang objek yang akan dikaji, menjelaskan secara garis besar tentang objek tersebut.

2. Deskripsi Bagian, yaitu terdapat isi, rincian, pembahasan, dan penjelasan secara lebih detail.

3. Deskripsi Manfaat, yaitu berisi fungsi atau manfaat setiap objek yang diamati dalam kehidupan.


Tujuan Teks Laporan Hasil Observasi

Tujuan utamanya, yaitu untuk memberikan informasi secara objektif dan fakta yang ada di lapangan sesuai hasil pengamatan yang didapatkan.

Tujuan yang lainnya yaitu :

1. Untuk penelitian.

2. Untuk memberikan informasi terbaru.

3. Untuk mengatasi suatu persoalan.

4. Untuk menemukan teknik atau cara terbaru.

5. Untuk mengambil keputusan yang lebih efektif.

6. Untuk melakukan pengawasan dan/atau perbaikan.

7. Untuk mengetahui perkembangan suatu permasalahan.

 

Fungsi Teks Laporan Hasil Observasi

Teks laporan observasi memiliki fungsi atau manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain, fungsinya:

1. Sebagai bahan penelitian

2. Sebagai sumber yang dapat dipercaya

3. Sebagai laporan tugas dan kegiatan pengamatan

4. Sebagai dokumentasi

5. Sebagai ilmu pengetahuan

6. Menjelaskan dasar penyusunan kebijaksanaan, keputusan dan/atau pemecahan masalah dalam pengamatan.


D.Video Pembelajaran Teks LHO Fase E



E.Latihan Soal

Menganalisis Teks LHO di buku Pelajaran hal 3 tentang  ANGGREK BULAN

1.Nma ilmiah bunga anggrek bulan

2.Ilmuan penemu bunga anggrek bulan

3.Tempat hidup bunga anggrek bulan

4.Klasifikasi bunga anggrek bulan

5.Bagian tubuh bunga anggrek bulan

6.Habitat bunga anggrek bulan 

7.Bagaimana daur hidup bunga anggrek bulan 

8.Manfaat bunga anggrek bulan bagi manusia

9.Manfaat bunga anggrek bulan bagi alam

10.Hal apa yang unik dari bunga anggrek bulan

                                    

                                               SELAMAT BELAJAR SEMOGA SUKSES


Senin, 14 Agustus 2023

TEKS LHO X 9

  TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI

Nama Guru             : Surahmi,s.pd

Mapel                      : Bahasa Indonesia

Fase/Kelas               : E / X 9

Pertemuan               : ke 3


A.Capaian Pembelajaran 

Pada akhir fase E,

Peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan,konteks sosial,akademis,dan dunia kerja.

Peserta didik mampu memahami,mengolah,menginterpretasi,dan mengevaluasi informasi dari berbagai tipe teks tentang topik yang beragam.

Peserta didik mampu menyintesis gagasan dan pendapat dari berbagai sumber.

Peserta didik mampu berpartisipasi aktif dalam diskusi dan debat.

Peserta didik mampu menulis berbagai teks untuk menyampaikan pendapat dan mempresentasikan serta menanggapi informasi nonfiksi dan fiksi secara kritis dan etis.

B.Tujuan Pembelajaran

10.1 Mengevaluasi informasi yang tidak akurat dan bias dalam paparan laporan hasil observasi dengan kritis dan reflektif.

Memahami dan menganalisis gagasan dalam laporan hasil observasi dengan kritis dan reflektif.


C.Materi dan Pembahasan

Teks laporan hasil observasi adalah teks yang berisi penjabaran umum atau laporan berupa hasil dari pengamatan. Teks laporan observasi juga disebut teks klasifikasi karena memuat klasifikasi mengenai jenis-jenis sesuatu berdasarkan kriteria tertentu.

Struktur Teks Laporan Hasil Observasi

Teks laporan hasil observasi secara umum memiliki tiga struktur di antaranya:

1. Pernyataan Umum, yaitu terdapat pembukaan, berisi pembuka atau informasi secara umum hal yang akan disampaikan. Bagian ini berisi hal umum tentang objek yang akan dikaji, menjelaskan secara garis besar tentang objek tersebut.

2. Deskripsi Bagian, yaitu terdapat isi, rincian, pembahasan, dan penjelasan secara lebih detail.

3. Deskripsi Manfaat, yaitu berisi fungsi atau manfaat setiap objek yang diamati dalam kehidupan.


Tujuan Teks Laporan Hasil Observasi

Tujuan utamanya, yaitu untuk memberikan informasi secara objektif dan fakta yang ada di lapangan sesuai hasil pengamatan yang didapatkan.

Tujuan yang lainnya yaitu :

1. Untuk penelitian.

2. Untuk memberikan informasi terbaru.

3. Untuk mengatasi suatu persoalan.

4. Untuk menemukan teknik atau cara terbaru.

5. Untuk mengambil keputusan yang lebih efektif.

6. Untuk melakukan pengawasan dan/atau perbaikan.

7. Untuk mengetahui perkembangan suatu permasalahan.

 

Fungsi Teks Laporan Hasil Observasi

Teks laporan observasi memiliki fungsi atau manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain, fungsinya:

1. Sebagai bahan penelitian

2. Sebagai sumber yang dapat dipercaya

3. Sebagai laporan tugas dan kegiatan pengamatan

4. Sebagai dokumentasi

5. Sebagai ilmu pengetahuan

6. Menjelaskan dasar penyusunan kebijaksanaan, keputusan dan/atau pemecahan masalah dalam pengamatan.


D.Video Pembelajaran Teks LHO Fase E



E.Latihan Soal

Menganalisis Teks LHO di buku Pelajaran hal 3 tentang  ANGGREK BULAN

1.Nma ilmiah bunga anggrek bulan

2.Ilmuan penemu bunga anggrek bulan

3.Tempat hidup bunga anggrek bulan

4.Klasifikasi bunga anggrek bulan

5.Bagian tubuh bunga anggrek bulan

6.Habitat bunga anggrek bulan 

7.Bagaimana daur hidup bunga anggrek bulan 

8.Manfaat bunga anggrek bulan bagi manusia

9.Manfaat bunga anggrek bulan bagi alam

10.Hal apa yang unik dari bunga anggrek bulan

                                    

                                               SELAMAT BELAJAR SEMOGA SUKSES


Jumat, 04 Agustus 2023

LAMARAN KERJA XI IPA 2

 ASSALAMUALIKUM WAROHMATULLOHIWABAROKATUH

Nama Guru Mapel    ; Surahmi,S.Pd

Pelajaran                   : Bahasa Indonesia

Kelas                         : XII IPA  2

Pertemuan ke            : 4

 

A.KOMPETENSI DASAR

KD 3.1  Mengidentifikasi isi dan sistematika surat lamaran pekerjaan yang di baca.

KD 4.1 Menyajikan simpulan sistematika dan unsur-unsur isi surat lamaran baik secara maupun tulis.


B.TUJUAN PEMBELAJARAN

1.Siswa dapat mengidentifikasi sistematika surat lamaran pekerjaan.

2.Siswa dapat menyimpulkan isi dan unsur unsur surat lamaran kerja.


C.MATERI PEMBELAJARAN DAN PENGEMBANGANYA

  Pengertian Surat Lamaran Kerja

Surat lamaran kerja adalah surat yang ditulis oleh pencari kerja dan ditujukan pada suatu perusahaan atau instansi yang bersifat pribadi untuk mendapatkan pekerjaan dengan menggunakan bahasa resmi.


Mengidentifikasi Sistematika Surat Lamaran Kerja

Unsur unsur surat lamaran kerja

a.Nama kota dan tanggal pembuatan surat

b.Lampiran dan perihal

c.Alamat surat

d.Salam pembuka

e.Paragraf pembuka

f.Paragraf isi (Identifikasi pelamar dan hal hal yg dilampirkan)

g.Paragraf penutup

h.Salam penutup

i.Tandatangan dan nama terang.


Isi surat lamaran kerja terdiri atas tiga bagian yaitu paragraf pembuka,paragraf isi(Identitas pelamar dan lampiran lampiran)dan paragraf penutup.


D.VIDEO PEMBELAJARAN

E. METODE PEMBELAJARAN

Pendekatan Scientific Learning yaitu siswa menyampaikan kegiatan pembelajaran sendiri,melalui 3 tahap yaitu pendahuluan,inti,dan penutup.

Model pembelajaran berbasis proyek.


Jawab pertanyaan berikut ini !!!

1.Jelaskan tentang surat  pribadi,dinas,sosial dan niaga ?

Tulis di kolom komentar dan beri nama dan kelas



       

                                                                SELAMAT BELAJAR SEMOGA SUKSES
 

Selasa, 23 Mei 2023

DRAMA XI IPA 4

  DRAMA

Assalamualaikumwarohmatullohiwabarokatuh.

Anak anak sekalian yg ibu banggakan bagaimana kbarnya semoga kalian dalam keadaan sehat walafiat ya nak.jangan lupa sholat sunah dan wajibnya jangan ditinggalkan.

Materi kita yaitu tentang DRAMA ,perhatikan penjelsan di bawah ini

NAMA GURU                 : Surahmi,s.pd

KELAS                             : 11 ipa 4

MAPEL                             : Bahasa Indonesia

HARI/TANGGAL             ; Selasa,23 mei 2023

 

KD ; 3.19 Menganalisis isi dan kebahasaan drama yang di baca atau di tonton.

         4.19 Mendemonstrasikan sebuah naskah drama dengan memperhatikan isi dan kebahasaan.


Tujuan Pembelajaran :

Setelah mempelajari bab ini,siswa diharapkan mampu ;

-Mengidentifikasi alur cerita,babak demi babak,dan konflik dalam drama yang di baca atau ditonton.

-Mendemonstrasikan salah satu tokoh dalam drama yang dibaca atau ditonton secara lisan.

-Menganalisis isi dan kebahasaan drama yang di baca atau ditonton.

-Mendemonstrasikan sebuah naskah drama dengan memerhatikanisi dan kebahasaan.


A.MENGANALISIS  ISI DAN KEBAHASAAN DRAMA

1.Isi Drama

Istilah drama diadaptasi dari bahasa Yunani, yaitu draomai yang artinya bertindak, berbuat.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), drama adalah komposisi syair atau prosa yang diharapkan dapat menggambarkan kehidupan dan watak melalui tingkah laku (akting) atau dialog yang dipentaskan.

Cerita atau kisah terutama yang melibatkan konflik atau emosi yang khusus untuk pertunjukan teater.

Sedangkan, pengertian drama menurut seorang ahli bernama Seni Handayani, drama adalah komposisi dari dua cabang seni, yaitu sastra dan pertunjukan yang nantinya akan membagi drama menjadi dua bentuk, yaitu drama teks tertulis dan drama yang dipentaskan.

Di Indonesia, drama diawali dengan adanya upacara kegamaan yang diadakan oleh para pemuka agama. Pada intinya, para pemuka ini akan mengucapkan sebuah mantra dan juga semacam doa sembari mempertunjukkan suatu karya sastra kepada khalayak ramai.

 

1.UNSUR UNSUR DRAMA

Unsur insrinsik

adalah Unsur yang membangun dari dalam suatu drama.

Adapun unsur-unsur  instrinsik drama adalah sebagai berikut:

  • Tema, yaitu gagasan utama atau ide pokok yang terdapat dalam cerita drama.
  • Alur, yaitu jalan cerita dari sebuah drama, mulai babak awal hingga babak akhir.
  • Tokoh, yaitu karakter dalam drama yang terdiri dari tokoh utama dan tokoh pembantu.
  • Watak, yaitu tingkah laku para tokoh yang ada dalam drama; watak baik (protagonis) dan watak jahat (antagonis).
  • Latar, yaitu gambaran mengenai tempat, waktu, dan situasi yang terjadi dalam drama.
  • Amanat, yaitu pesan yang ingin disampaikan pengarang drama kepada penonton melalui cerita drama.

Unsur Ekstrinsik

Unsur ini merupakan unsur yang datang dari luar.namun memengaruhi sebuah cerita yang disajikan.

Selanjutnya, unsur ekstrinsik teks drama dapat diartikan semua unsur yang berada di luar teks drama, tetapi memiliki peran dalam keberadaan teks drama tersebut. Unsur-unsur ekstrinsik ini adalah sebagai berikut:

a. Biografi atau riwayat hidup pengarang teks drama

b. Falsafah hidup pengarang teks drama

c. Unsur sosial budaya masyarakat yang menjadi inspirasi dalam pembuatan naskah atau teks drama.

 

 2. Ciri-Ciri Teks Drama

Setelah mengetahui pengertian tentang teks, selanjutnya akan dijelaskan mengenai ciri-ciri teks drama. Ciri-ciri pada teks drama dapat digunakan untuk menandai atau membedakan teks ini dengan teks lainnya. Selain itu, ciri-ciri drama juga menjadi tanda khusu pembeda dengan karya sastra lainnya. Berikut ini adalah ciri-ciri dari teks drama yang perlu diperhatikan, diantaranya yaitu:

1. Teks drama memiliki cerita yang berbentuk dialog, baik yang dituturkan oleh narator maupun tokoh.

2. Seluruh dialog pada teks drama tidak menggunakan tanda petik.

3. Teks drama memiliki beberapa petunjuk khusus yang harus dilakukan oleh aktor atau aktris yang memerankan tokoh-tokoh di dalam teks tersebut.

4. Teks drama terletak di atas dialog atau di samping kiri dialog.

5. Teks drama memuat banyak konflik dan aksi.

6. Teks drama harus dilakonkan atau dipentaskan.

7. Teks drama biasanya dapat dipentaskan dengan durasi kurang dari tiga jam.

8. Teks drama tidak dapat diulang dalam satu masa tertentu.

 

 3.Struktur Teks Drama

Setelah mengetahui pengertian, ciri, dan unsur dari teks drama, selanjutnya akan dipaparkan penjelasan tentang struktur teks drama. Sebagai bagian yang menjadi kerangka dari sebuah teks, struktur teks drama terdiri dari tiga bagian, meliputi prolog, dialog, dan epilog. Berikut ini adalah penjelasannya:

1. Prolog

Bagian pertama dari struktur teks drama adalah prolog. Prolog dapat dipahami sebagai kata pendahuluan atau kata-kata pembuka yang memiliki peran sebagai pengantar. Prolog sendiri biasanya berisi penjelasan gambaran umum tentang tokoh, konflik, latar belakang cerita, atau berbagai hal yang terjadi dalam drama. Dalam pementasan drama, prolog sering kali disampaikan oleh narator atau bisa disebut juga dengan dalang, terkadang juga prolog secara khusus disampaikan oleh tokoh tertentu dalam drama.

2. Dialog

Bagian kedua dari struktur teks drama yaitu dialog. Dialog dapat didefinisikan sebagai sebuah percakapan atau pembicaraan antara dua orang atau lebih. Dalam struktur teks drama, dialog menjadi unsur yang memiliki peran yang sangat penting. Hal itu dikarenakan sebuah pementasan drama dibangun dengan menggunakan setiap dialog antar tokohnya.

Dalam teks drama, dialog juga dapat menyampaikan gambaran tentang perasaan dari para tokoh. Hal ini yang menjadikan pementasan drama perlu diperankan oleh aktor atau aktris yang dapat menjiwai karakter dan perasaan dari tokoh yang diperankan. Selain itu, aktor dan aktris juga harus mampu mengucapkan dialog dari tokoh yang diperankan, misalnya dengan menggunakan suara yang sesuai dengan perasaan dan watak dari karakternya.

3. Epilog

Bagian ketiga dari struktur teks drama yaitu epilog. Epilog pada dasarnya adalah kata penutup dalam sebuah teks drama, yang mana fungsi dari epilog untuk mengakhiri sebuah pementasan drama. Dalam pementasan drama, epilog biasanya memuat simpulan atau amanat atau isi pokok dari teks drama. Sama seperti prolog, epilog umumnya disampaikan oleh narator atau dalang. Namun, bisa jadi karena kebutuhan pementasan epilog disampaikan oleh tokoh dalam drama tersebut.

Selain penjelasan tentang bagian di atas, pada bagian dialog dari struktur teks drama sendiri memiliki tiga bagian, meliputi orientasi, komplikasi, dan resolusi (denouement). Tiga bagian dialog tersebut kemudian dibagi lagi dalam beberapa babak dan adegan tertentu. Satu babak dalam sebuah teks drama biasanya mengandung cerita tentang sebuah peristiwa besar dalam dialog. Hal itu dapat dilihat dengan munculnya beberapa perubahan atau perkembangan dari peristiwa yang dialami oleh tokoh utama. Sedangkan, adegan dalam sebuah teks drama hanya mencakup satu pilihan-pilihan dialog dari setiap tokoh.

4.. Kaidah Kebahasaan Drama

1. Teks drama berisi dialog.

2. Banyak menggunakan tanda petik pada dialog

3. Pada bagian prolog dan epilog, teks drama banyak menggunakan kata ganti orang ketiga, yaitu seperti dia, beliau, ia, -nya, dan lain sebagainya.

4. Pada bagian dialog, teks drama banyak menggunakan kata ganti orang pertama dan kedua, misalnya yaitu aku, saya, kami, kita, dan kamu.

5. Teks drama banyak memakai konjungsi temporal atau keterangan waktu, misalnya yaitu sebelum, sekarang, setelah itu, mula-mula, kemudian, dan lain sebagainya.

6. Teks drama banyak memakai kata kerja yang menggambarkan suatu peristiwa, misalnya seperti menyuruh, menobatkan, menyingkirkan, menghadap, beristirahat, dan lain sebagainya.

7. Teks drama banyak menggunakan kata kerja yang menyatakan sesuatu yang dipikirkan atau dirasakan oleh tokoh, misalnya seperti merasakan, menginginkan, mengharapkan, mendambakan, mengalami, dan lain sebagainya.

8. Teks drama banyak menggunakan kata-kata sifat untuk menggambarkan tokoh, tempat, atau suasana, misalnya yaitu ramai, bersih, baik, gagah, kuat, dan lain sebagainya.

Jenis-Jenis Teks Drama

Nah, setelah Kamu mengetahui pengertian, ciri, unsur, struktur, hingga kaidah kebahasaan, berikut ini adalah penjelasan tentang berbagai jenis teks drama. Jenis teks drama sendiri dibagi menjadi tujuh, diantaranya yaitu:

1. Berdasarkan Ada Tidaknya Naskah

a. Drama tradisional, adalah jenis drama yang sering kali tidak memakai teks atau naskah drama.

b. Drama modern, adalah jenis drama yang banyak memakai teks atau naskah drama.

2. Berdasarkan Bentuk Sastra Percakapannya

a. Drama puisi, adalah jenis drama yang percakapannya dibuat berupa puisi atau mengandung banyak unsur dari puisi.

b. Drama prosa, adalah jenis drama yang percakapannya dibuat berupa prosa.

3. Berdasarkan Sajian Isinya

a. Drama tragedi, adalah jenis drama yang menyajikan tokohnya dalam keadaan sedih atau muram. Drama ini biasanya terjadi karena tokoh tersebut sedang berada suatu situasi yang gawat. Dalam situasi yang merugikan tersebut, bisa jadi dapat mengantarkan tokoh ke dalam keputusasaan dan kehancuran. Drama tragedi sering juga disebut dengan drama serius. Drama serius biasa dipahami sebagai drama yang menggambarkan pertikaian antar tokoh dan kekuatan yang luar biasa. Akhir dari drama serius umumnya akan terjadi malapetaka atau kesedihan yang ditimpa tokoh utama.

b. Drama komedi, adalah jenis drama ringan yang menghibur. Meskipun penuh dengan lelucon atau humor, drama ini sering kali memuat tentang sindiran. Berbeda dengan drama tragedi, drama komedi biasanya memiliki akhir yang bahagia.


c. Drama tragedi komedi, adalah jenis drama yang menggunakan alur sedih atau duka cita, akan tetapi akhir dari drama ini memberikan kebahagiaan kepada tokoh utamanya.

4. Berdasarkan Kuantitas Percakapannya

a. Drama pantomim, adalah jenis drama yang dipentaskan dengan tidak banyak memakai kata-kata. Drama ini lebih memaksimal penggunaan gerakan tubuh dari para tokohnya.

b. Drama mini kata, adalah jenis drama yang dipentaskan hanya dengan menggunakan sedikit kata-kata. Drama ini biasanya memaksimal penggunaan gerakan tubuh dari para tokoh dan banyak bunyi dari mulut para tokoh, tetapi bunyi yang dihasilkan tidak berupa kata-kata.

c. Drama monolog, adalah jenis drama yang menampilkan drama dengan hanya satu tokoh utama yang bermonolog atau berbincang sendiri sepanjang pementasan.

d. Drama dialog, adalah jenis drama yang mementaskan para tokohnya untuk berdialog dengan menggunakan kata-kata.

5. Berdasarkan Besarnya Pengaruh Unsur Seni Lainnya

a. Drama opera, adalah jenis pementasan drama yang mengutamakan seni suara dan musik.

b. Drama sendratari, adalah jenis pementasan drama yang mengutamakan seni tari.

c. Drama tablo, adalah jenis pementasan drama yang tidak banyak tindakan atau dialog.

6. Berdasarkan Bentuk-Bentuk Lainnya

a. Drama absurd, adalah jenis pementasan drama yang secara sadar mengabaikan atau melanggar konvensi alur, penokohan, dan tematik.

b. Drama baca, adalah jenis teks drama yang hanya cocok untuk dibaca dan tidak cocok untuk dipentaskan.

c. Drama borjuis, adalah jenis pementasan drama yang memiliki tema tentang kehidupan kaum bangsawan.

d. Drama domestik, adalah jenis pementasan drama yang memiliki tema tentang kehidupan rakyat biasa.

e. Drama liturgis, adalah jenis teks drama yang dipentaskan bersamaan dengan upacara kebaktian gereja.

f. Drama satu babak, adalah jenis pementasan drama yang hanya memiliki satu babak dan satu tema dengan jumlah aktor atau aktris yang sedikit, dan memiliki alur yang ringkas.

g. Drama rakyat, adalah jenis pementasan drama yang muncul dan berkembang dalam festival rakyat. Drama ini biasanya banyak dipentaskan di wilayah pedesaan.

7. Berdasarkan Sarana Penyajiannya

a. Drama panggung, adalah jenis drama yang diperankan oleh aktor dan aktris di atas panggung.

b. Drama radio, adalah jenis drama yang disiarkan di radio. Drama ini hanya bisa didengarkan oleh para pendengarnya.

c. Drama televisi, adalah jenis drama yang hampir sama dengan drama panggung. Namun, drama ini ditampilkan melalui media televisi.

d. Drama film, adalah jenis drama yang ditampilkan pada sebuah layar lebar seperti bioskop.

e. Drama wayang, adalah jenis drama yang diiringi pagelaran wayang.

f. Drama boneka, adalah jenis drama yang memakai boneka dalam pementasannya.

 

 Contoh Naskah Drama

Pengertian Drama: Ciri, Unsur, Jenis, Struktur, Dan Contohnya 6


Mengejar Cita-Cita

Ada dua anak yang bersahabat sejak kecil yang bernama Adi dan Anjas. Mereka selalu bersama, tetapi semenjak ayah Adi harus pindah kerja mereka berdua pun berpisah. Pada suatu ketika tanpa disengaja mereka bertemu kembali tanpa disadari.
Ketika mereka bertemu, mereka berdua berbincang-bincang. Karena mereka berdua telah kelas 12, mereka pun membicarakan akan kuliah kemanakah mereka setelah lulus SMA nanti.

Anjas : ngomong-ngomong, kamu mau kuliah dimana?
Adi : aku mau kuliah di PIP.
Anjas : emangnya kamu ngambil jurusan apa ?
Adi : pelayaran. Mau jadi Kapten Kapal dong hehehe.. hmmm tapi…
Anjas : tapi kamu kenapa?
Adi : tapi aku lemah di pelajaran fisika.
Anjas : duh jangan sedih dong udah enggak apa-apa. Kalau kamu belajar lebih giat lagi pasti kamu bisa. Teruslah berusaha, Jangan menyerah. Kejar cita-cita kamu. Eits tapi jangan lupa kalau sudah usaha, kita juga harus tetep berdoa.
Adi : iya, makasih ya atas masukannya pasti aku bakal belajar lebih giat lagi.
Anjas : nah gitu dong.
Adi : kalau kamu ? mau kuliah dimana ?
Anjas : aku belum tau nih. Kira-kira menurut kamu di mana ya? Terus jurusan apa?
Adi : kalau menurut aku sih lebih baik kamu ikutin kata hati kamu aja. Pastinya yang sesuai sama bakat dan minat kamu juga.
Anjas : iya sih. Tapi masalahnya aku belum tau nih bakat aku di mana.
Adi : ya kalau menurut aku sih bakat kamu sebaiknya minta pendapat ke orang lain tentang bakat kamu. Misalnya ke teman, ke guru, ke orang tua juga pasti. Terus kalau kamu masih bingung juga, aku saranin kamu untuk minta petunjuk pada Yang Maha Esa. Ya dengan berdoa lah.
Anjas : wah makasih juga ya, atas pendapat dan saran kamu. Aku akan coba ikutin saran kamu. Oh iya udah sore nih. Aku pulang ya. Makasih Adi .
Adi : oh iya udah. Sama-sama. Makasih ya Anjas.

Dan setelah perbincangan tadi, mereka berdua menjadi lebih giat belajar lagi. Dan akhirnya Anjas telah mengetahui bakat dan minatnya untuk melanjutkan sekolahnya.

Waktu terus berlalu. Tidak terasa mereka berdua telah lulus ujian dan mereka pun ingin melanjutkan sekolahnya ke perguruan tinggi yang mereka inginkan. Karena mereka rajin belajar dan berdoa, mereka pun akhirnya diterima di perguruan tinggi yang mereka idam-idamkan.

 

TUGAS KELOMPOK

Baca dan pelajari drama remaja tersebut.diskusikan kata kata ,frasa frasa,atau kalimat kalimat yang sulit kamu pahami dengan te,man temanmu !!!

 

                                                                  SELAMAT BELAJAR