Jumat, 04 Agustus 2023

LAMARAN KERJA XI IPA 2

 ASSALAMUALIKUM WAROHMATULLOHIWABAROKATUH

Nama Guru Mapel    ; Surahmi,S.Pd

Pelajaran                   : Bahasa Indonesia

Kelas                         : XII IPA  2

Pertemuan ke            : 4

 

A.KOMPETENSI DASAR

KD 3.1  Mengidentifikasi isi dan sistematika surat lamaran pekerjaan yang di baca.

KD 4.1 Menyajikan simpulan sistematika dan unsur-unsur isi surat lamaran baik secara maupun tulis.


B.TUJUAN PEMBELAJARAN

1.Siswa dapat mengidentifikasi sistematika surat lamaran pekerjaan.

2.Siswa dapat menyimpulkan isi dan unsur unsur surat lamaran kerja.


C.MATERI PEMBELAJARAN DAN PENGEMBANGANYA

  Pengertian Surat Lamaran Kerja

Surat lamaran kerja adalah surat yang ditulis oleh pencari kerja dan ditujukan pada suatu perusahaan atau instansi yang bersifat pribadi untuk mendapatkan pekerjaan dengan menggunakan bahasa resmi.


Mengidentifikasi Sistematika Surat Lamaran Kerja

Unsur unsur surat lamaran kerja

a.Nama kota dan tanggal pembuatan surat

b.Lampiran dan perihal

c.Alamat surat

d.Salam pembuka

e.Paragraf pembuka

f.Paragraf isi (Identifikasi pelamar dan hal hal yg dilampirkan)

g.Paragraf penutup

h.Salam penutup

i.Tandatangan dan nama terang.


Isi surat lamaran kerja terdiri atas tiga bagian yaitu paragraf pembuka,paragraf isi(Identitas pelamar dan lampiran lampiran)dan paragraf penutup.


D.VIDEO PEMBELAJARAN

E. METODE PEMBELAJARAN

Pendekatan Scientific Learning yaitu siswa menyampaikan kegiatan pembelajaran sendiri,melalui 3 tahap yaitu pendahuluan,inti,dan penutup.

Model pembelajaran berbasis proyek.


Jawab pertanyaan berikut ini !!!

1.Jelaskan tentang surat  pribadi,dinas,sosial dan niaga ?

Tulis di kolom komentar dan beri nama dan kelas



       

                                                                SELAMAT BELAJAR SEMOGA SUKSES
 

Selasa, 23 Mei 2023

DRAMA XI IPA 4

  DRAMA

Assalamualaikumwarohmatullohiwabarokatuh.

Anak anak sekalian yg ibu banggakan bagaimana kbarnya semoga kalian dalam keadaan sehat walafiat ya nak.jangan lupa sholat sunah dan wajibnya jangan ditinggalkan.

Materi kita yaitu tentang DRAMA ,perhatikan penjelsan di bawah ini

NAMA GURU                 : Surahmi,s.pd

KELAS                             : 11 ipa 4

MAPEL                             : Bahasa Indonesia

HARI/TANGGAL             ; Selasa,23 mei 2023

 

KD ; 3.19 Menganalisis isi dan kebahasaan drama yang di baca atau di tonton.

         4.19 Mendemonstrasikan sebuah naskah drama dengan memperhatikan isi dan kebahasaan.


Tujuan Pembelajaran :

Setelah mempelajari bab ini,siswa diharapkan mampu ;

-Mengidentifikasi alur cerita,babak demi babak,dan konflik dalam drama yang di baca atau ditonton.

-Mendemonstrasikan salah satu tokoh dalam drama yang dibaca atau ditonton secara lisan.

-Menganalisis isi dan kebahasaan drama yang di baca atau ditonton.

-Mendemonstrasikan sebuah naskah drama dengan memerhatikanisi dan kebahasaan.


A.MENGANALISIS  ISI DAN KEBAHASAAN DRAMA

1.Isi Drama

Istilah drama diadaptasi dari bahasa Yunani, yaitu draomai yang artinya bertindak, berbuat.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), drama adalah komposisi syair atau prosa yang diharapkan dapat menggambarkan kehidupan dan watak melalui tingkah laku (akting) atau dialog yang dipentaskan.

Cerita atau kisah terutama yang melibatkan konflik atau emosi yang khusus untuk pertunjukan teater.

Sedangkan, pengertian drama menurut seorang ahli bernama Seni Handayani, drama adalah komposisi dari dua cabang seni, yaitu sastra dan pertunjukan yang nantinya akan membagi drama menjadi dua bentuk, yaitu drama teks tertulis dan drama yang dipentaskan.

Di Indonesia, drama diawali dengan adanya upacara kegamaan yang diadakan oleh para pemuka agama. Pada intinya, para pemuka ini akan mengucapkan sebuah mantra dan juga semacam doa sembari mempertunjukkan suatu karya sastra kepada khalayak ramai.

 

1.UNSUR UNSUR DRAMA

Unsur insrinsik

adalah Unsur yang membangun dari dalam suatu drama.

Adapun unsur-unsur  instrinsik drama adalah sebagai berikut:

  • Tema, yaitu gagasan utama atau ide pokok yang terdapat dalam cerita drama.
  • Alur, yaitu jalan cerita dari sebuah drama, mulai babak awal hingga babak akhir.
  • Tokoh, yaitu karakter dalam drama yang terdiri dari tokoh utama dan tokoh pembantu.
  • Watak, yaitu tingkah laku para tokoh yang ada dalam drama; watak baik (protagonis) dan watak jahat (antagonis).
  • Latar, yaitu gambaran mengenai tempat, waktu, dan situasi yang terjadi dalam drama.
  • Amanat, yaitu pesan yang ingin disampaikan pengarang drama kepada penonton melalui cerita drama.

Unsur Ekstrinsik

Unsur ini merupakan unsur yang datang dari luar.namun memengaruhi sebuah cerita yang disajikan.

Selanjutnya, unsur ekstrinsik teks drama dapat diartikan semua unsur yang berada di luar teks drama, tetapi memiliki peran dalam keberadaan teks drama tersebut. Unsur-unsur ekstrinsik ini adalah sebagai berikut:

a. Biografi atau riwayat hidup pengarang teks drama

b. Falsafah hidup pengarang teks drama

c. Unsur sosial budaya masyarakat yang menjadi inspirasi dalam pembuatan naskah atau teks drama.

 

 2. Ciri-Ciri Teks Drama

Setelah mengetahui pengertian tentang teks, selanjutnya akan dijelaskan mengenai ciri-ciri teks drama. Ciri-ciri pada teks drama dapat digunakan untuk menandai atau membedakan teks ini dengan teks lainnya. Selain itu, ciri-ciri drama juga menjadi tanda khusu pembeda dengan karya sastra lainnya. Berikut ini adalah ciri-ciri dari teks drama yang perlu diperhatikan, diantaranya yaitu:

1. Teks drama memiliki cerita yang berbentuk dialog, baik yang dituturkan oleh narator maupun tokoh.

2. Seluruh dialog pada teks drama tidak menggunakan tanda petik.

3. Teks drama memiliki beberapa petunjuk khusus yang harus dilakukan oleh aktor atau aktris yang memerankan tokoh-tokoh di dalam teks tersebut.

4. Teks drama terletak di atas dialog atau di samping kiri dialog.

5. Teks drama memuat banyak konflik dan aksi.

6. Teks drama harus dilakonkan atau dipentaskan.

7. Teks drama biasanya dapat dipentaskan dengan durasi kurang dari tiga jam.

8. Teks drama tidak dapat diulang dalam satu masa tertentu.

 

 3.Struktur Teks Drama

Setelah mengetahui pengertian, ciri, dan unsur dari teks drama, selanjutnya akan dipaparkan penjelasan tentang struktur teks drama. Sebagai bagian yang menjadi kerangka dari sebuah teks, struktur teks drama terdiri dari tiga bagian, meliputi prolog, dialog, dan epilog. Berikut ini adalah penjelasannya:

1. Prolog

Bagian pertama dari struktur teks drama adalah prolog. Prolog dapat dipahami sebagai kata pendahuluan atau kata-kata pembuka yang memiliki peran sebagai pengantar. Prolog sendiri biasanya berisi penjelasan gambaran umum tentang tokoh, konflik, latar belakang cerita, atau berbagai hal yang terjadi dalam drama. Dalam pementasan drama, prolog sering kali disampaikan oleh narator atau bisa disebut juga dengan dalang, terkadang juga prolog secara khusus disampaikan oleh tokoh tertentu dalam drama.

2. Dialog

Bagian kedua dari struktur teks drama yaitu dialog. Dialog dapat didefinisikan sebagai sebuah percakapan atau pembicaraan antara dua orang atau lebih. Dalam struktur teks drama, dialog menjadi unsur yang memiliki peran yang sangat penting. Hal itu dikarenakan sebuah pementasan drama dibangun dengan menggunakan setiap dialog antar tokohnya.

Dalam teks drama, dialog juga dapat menyampaikan gambaran tentang perasaan dari para tokoh. Hal ini yang menjadikan pementasan drama perlu diperankan oleh aktor atau aktris yang dapat menjiwai karakter dan perasaan dari tokoh yang diperankan. Selain itu, aktor dan aktris juga harus mampu mengucapkan dialog dari tokoh yang diperankan, misalnya dengan menggunakan suara yang sesuai dengan perasaan dan watak dari karakternya.

3. Epilog

Bagian ketiga dari struktur teks drama yaitu epilog. Epilog pada dasarnya adalah kata penutup dalam sebuah teks drama, yang mana fungsi dari epilog untuk mengakhiri sebuah pementasan drama. Dalam pementasan drama, epilog biasanya memuat simpulan atau amanat atau isi pokok dari teks drama. Sama seperti prolog, epilog umumnya disampaikan oleh narator atau dalang. Namun, bisa jadi karena kebutuhan pementasan epilog disampaikan oleh tokoh dalam drama tersebut.

Selain penjelasan tentang bagian di atas, pada bagian dialog dari struktur teks drama sendiri memiliki tiga bagian, meliputi orientasi, komplikasi, dan resolusi (denouement). Tiga bagian dialog tersebut kemudian dibagi lagi dalam beberapa babak dan adegan tertentu. Satu babak dalam sebuah teks drama biasanya mengandung cerita tentang sebuah peristiwa besar dalam dialog. Hal itu dapat dilihat dengan munculnya beberapa perubahan atau perkembangan dari peristiwa yang dialami oleh tokoh utama. Sedangkan, adegan dalam sebuah teks drama hanya mencakup satu pilihan-pilihan dialog dari setiap tokoh.

4.. Kaidah Kebahasaan Drama

1. Teks drama berisi dialog.

2. Banyak menggunakan tanda petik pada dialog

3. Pada bagian prolog dan epilog, teks drama banyak menggunakan kata ganti orang ketiga, yaitu seperti dia, beliau, ia, -nya, dan lain sebagainya.

4. Pada bagian dialog, teks drama banyak menggunakan kata ganti orang pertama dan kedua, misalnya yaitu aku, saya, kami, kita, dan kamu.

5. Teks drama banyak memakai konjungsi temporal atau keterangan waktu, misalnya yaitu sebelum, sekarang, setelah itu, mula-mula, kemudian, dan lain sebagainya.

6. Teks drama banyak memakai kata kerja yang menggambarkan suatu peristiwa, misalnya seperti menyuruh, menobatkan, menyingkirkan, menghadap, beristirahat, dan lain sebagainya.

7. Teks drama banyak menggunakan kata kerja yang menyatakan sesuatu yang dipikirkan atau dirasakan oleh tokoh, misalnya seperti merasakan, menginginkan, mengharapkan, mendambakan, mengalami, dan lain sebagainya.

8. Teks drama banyak menggunakan kata-kata sifat untuk menggambarkan tokoh, tempat, atau suasana, misalnya yaitu ramai, bersih, baik, gagah, kuat, dan lain sebagainya.

Jenis-Jenis Teks Drama

Nah, setelah Kamu mengetahui pengertian, ciri, unsur, struktur, hingga kaidah kebahasaan, berikut ini adalah penjelasan tentang berbagai jenis teks drama. Jenis teks drama sendiri dibagi menjadi tujuh, diantaranya yaitu:

1. Berdasarkan Ada Tidaknya Naskah

a. Drama tradisional, adalah jenis drama yang sering kali tidak memakai teks atau naskah drama.

b. Drama modern, adalah jenis drama yang banyak memakai teks atau naskah drama.

2. Berdasarkan Bentuk Sastra Percakapannya

a. Drama puisi, adalah jenis drama yang percakapannya dibuat berupa puisi atau mengandung banyak unsur dari puisi.

b. Drama prosa, adalah jenis drama yang percakapannya dibuat berupa prosa.

3. Berdasarkan Sajian Isinya

a. Drama tragedi, adalah jenis drama yang menyajikan tokohnya dalam keadaan sedih atau muram. Drama ini biasanya terjadi karena tokoh tersebut sedang berada suatu situasi yang gawat. Dalam situasi yang merugikan tersebut, bisa jadi dapat mengantarkan tokoh ke dalam keputusasaan dan kehancuran. Drama tragedi sering juga disebut dengan drama serius. Drama serius biasa dipahami sebagai drama yang menggambarkan pertikaian antar tokoh dan kekuatan yang luar biasa. Akhir dari drama serius umumnya akan terjadi malapetaka atau kesedihan yang ditimpa tokoh utama.

b. Drama komedi, adalah jenis drama ringan yang menghibur. Meskipun penuh dengan lelucon atau humor, drama ini sering kali memuat tentang sindiran. Berbeda dengan drama tragedi, drama komedi biasanya memiliki akhir yang bahagia.


c. Drama tragedi komedi, adalah jenis drama yang menggunakan alur sedih atau duka cita, akan tetapi akhir dari drama ini memberikan kebahagiaan kepada tokoh utamanya.

4. Berdasarkan Kuantitas Percakapannya

a. Drama pantomim, adalah jenis drama yang dipentaskan dengan tidak banyak memakai kata-kata. Drama ini lebih memaksimal penggunaan gerakan tubuh dari para tokohnya.

b. Drama mini kata, adalah jenis drama yang dipentaskan hanya dengan menggunakan sedikit kata-kata. Drama ini biasanya memaksimal penggunaan gerakan tubuh dari para tokoh dan banyak bunyi dari mulut para tokoh, tetapi bunyi yang dihasilkan tidak berupa kata-kata.

c. Drama monolog, adalah jenis drama yang menampilkan drama dengan hanya satu tokoh utama yang bermonolog atau berbincang sendiri sepanjang pementasan.

d. Drama dialog, adalah jenis drama yang mementaskan para tokohnya untuk berdialog dengan menggunakan kata-kata.

5. Berdasarkan Besarnya Pengaruh Unsur Seni Lainnya

a. Drama opera, adalah jenis pementasan drama yang mengutamakan seni suara dan musik.

b. Drama sendratari, adalah jenis pementasan drama yang mengutamakan seni tari.

c. Drama tablo, adalah jenis pementasan drama yang tidak banyak tindakan atau dialog.

6. Berdasarkan Bentuk-Bentuk Lainnya

a. Drama absurd, adalah jenis pementasan drama yang secara sadar mengabaikan atau melanggar konvensi alur, penokohan, dan tematik.

b. Drama baca, adalah jenis teks drama yang hanya cocok untuk dibaca dan tidak cocok untuk dipentaskan.

c. Drama borjuis, adalah jenis pementasan drama yang memiliki tema tentang kehidupan kaum bangsawan.

d. Drama domestik, adalah jenis pementasan drama yang memiliki tema tentang kehidupan rakyat biasa.

e. Drama liturgis, adalah jenis teks drama yang dipentaskan bersamaan dengan upacara kebaktian gereja.

f. Drama satu babak, adalah jenis pementasan drama yang hanya memiliki satu babak dan satu tema dengan jumlah aktor atau aktris yang sedikit, dan memiliki alur yang ringkas.

g. Drama rakyat, adalah jenis pementasan drama yang muncul dan berkembang dalam festival rakyat. Drama ini biasanya banyak dipentaskan di wilayah pedesaan.

7. Berdasarkan Sarana Penyajiannya

a. Drama panggung, adalah jenis drama yang diperankan oleh aktor dan aktris di atas panggung.

b. Drama radio, adalah jenis drama yang disiarkan di radio. Drama ini hanya bisa didengarkan oleh para pendengarnya.

c. Drama televisi, adalah jenis drama yang hampir sama dengan drama panggung. Namun, drama ini ditampilkan melalui media televisi.

d. Drama film, adalah jenis drama yang ditampilkan pada sebuah layar lebar seperti bioskop.

e. Drama wayang, adalah jenis drama yang diiringi pagelaran wayang.

f. Drama boneka, adalah jenis drama yang memakai boneka dalam pementasannya.

 

 Contoh Naskah Drama

Pengertian Drama: Ciri, Unsur, Jenis, Struktur, Dan Contohnya 6


Mengejar Cita-Cita

Ada dua anak yang bersahabat sejak kecil yang bernama Adi dan Anjas. Mereka selalu bersama, tetapi semenjak ayah Adi harus pindah kerja mereka berdua pun berpisah. Pada suatu ketika tanpa disengaja mereka bertemu kembali tanpa disadari.
Ketika mereka bertemu, mereka berdua berbincang-bincang. Karena mereka berdua telah kelas 12, mereka pun membicarakan akan kuliah kemanakah mereka setelah lulus SMA nanti.

Anjas : ngomong-ngomong, kamu mau kuliah dimana?
Adi : aku mau kuliah di PIP.
Anjas : emangnya kamu ngambil jurusan apa ?
Adi : pelayaran. Mau jadi Kapten Kapal dong hehehe.. hmmm tapi…
Anjas : tapi kamu kenapa?
Adi : tapi aku lemah di pelajaran fisika.
Anjas : duh jangan sedih dong udah enggak apa-apa. Kalau kamu belajar lebih giat lagi pasti kamu bisa. Teruslah berusaha, Jangan menyerah. Kejar cita-cita kamu. Eits tapi jangan lupa kalau sudah usaha, kita juga harus tetep berdoa.
Adi : iya, makasih ya atas masukannya pasti aku bakal belajar lebih giat lagi.
Anjas : nah gitu dong.
Adi : kalau kamu ? mau kuliah dimana ?
Anjas : aku belum tau nih. Kira-kira menurut kamu di mana ya? Terus jurusan apa?
Adi : kalau menurut aku sih lebih baik kamu ikutin kata hati kamu aja. Pastinya yang sesuai sama bakat dan minat kamu juga.
Anjas : iya sih. Tapi masalahnya aku belum tau nih bakat aku di mana.
Adi : ya kalau menurut aku sih bakat kamu sebaiknya minta pendapat ke orang lain tentang bakat kamu. Misalnya ke teman, ke guru, ke orang tua juga pasti. Terus kalau kamu masih bingung juga, aku saranin kamu untuk minta petunjuk pada Yang Maha Esa. Ya dengan berdoa lah.
Anjas : wah makasih juga ya, atas pendapat dan saran kamu. Aku akan coba ikutin saran kamu. Oh iya udah sore nih. Aku pulang ya. Makasih Adi .
Adi : oh iya udah. Sama-sama. Makasih ya Anjas.

Dan setelah perbincangan tadi, mereka berdua menjadi lebih giat belajar lagi. Dan akhirnya Anjas telah mengetahui bakat dan minatnya untuk melanjutkan sekolahnya.

Waktu terus berlalu. Tidak terasa mereka berdua telah lulus ujian dan mereka pun ingin melanjutkan sekolahnya ke perguruan tinggi yang mereka inginkan. Karena mereka rajin belajar dan berdoa, mereka pun akhirnya diterima di perguruan tinggi yang mereka idam-idamkan.

 

TUGAS KELOMPOK

Baca dan pelajari drama remaja tersebut.diskusikan kata kata ,frasa frasa,atau kalimat kalimat yang sulit kamu pahami dengan te,man temanmu !!!

 

                                                                  SELAMAT BELAJAR

 

Selasa, 07 Maret 2023

KARYA TULIS ILMIAH XI IPA 4

 KARYA ILMIAH

Assalamualaiukum warohmatullohiwabarokatuh.

Nama Guru    : Surahmi,s.pd

Mapel            : Bahasa Indonesia

Kelas             ; XI IPA  4

Hari/tanggal  : Selasa,7 maret 2023

Kd                 : 3.15 Menganalisis sistematika dan kebahasaan karya ilmiah.

                        4.15 Mengonstruksi sebuah karya ilmiah dengan memerhatikan isi,sistematika dan kebahasaan.

 

Tujuan pembelajaran ;

1.Siswa mampu menganalisis sistematika dan kebahasaan karya ilmiah.

2.Siswa mampu merancang informasi,tujuan,dan esensiyang harus disajikan dalam karya ilmiah.

3.Siswa mampu mengonstruksi sebuah karya ilmiah dengan memperhatikan isi,sistematis dan kebahasaan.


A.Pengertian Karya Tulis Ilmiah

pengertian karya tulis ilmiah menurut para ahli berikut ini :

1. Eko Susilo, M.

Menurut Eko Susilo, M., Karya tulis ilmiah adalah artikel yang diperoleh sesuai dengan sifat ilmiah dan didasarkan pada observasi, evaluasi, penelitian dalam bidang tertentu, disusun menurut metode tertentu dengan sistematika penulisan bahasa bersantun dan isinya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya/keilmiahannya.

2. Dwiloka dan Riana

Menurut Dwiloka dan Riana, Karya ilmiah atau artikel ilmiah adalah karya seorang ilmuwan (dalam bentuk pembangunan) yang ingin mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang diperoleh melalui literatur, koleksi pengalaman, penelitian.

3. Titi Setiyoningsih, S.Pd, M.Pd

Dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta ini menyebutkan, bahwa karya tulis merupakan sebuah tulisan yang dibuat berdasarkan metode ilmiah, yakni logika ilmu pengetahuan, yang dimulai dari adanya masalah, tujuan, manfaat, dan pentingnya hal tersebut dibahas, memuat adanya fakta, teori-teori terdahulu, dan karya-karya terdahulu yang membawa hal tersebut, kemudian ada metode, pembahasan, hingga kesimpulan, tentunya referensi juga harus disertakan.

Pengertian karya tulis ilmiah di atas, berkembang seturut pengalaman penggunanya. Jadi, para ahli di atas, mendefinisikan karya tulis ilmiah berdasarkan pengalaman, serta kebutuhan menggunakan dan membuat karya tulis ilmiah. Dari definisi yang beragam, kita akan mengupas mengenai fungsi karya tulis ilmiah.

 

B. Fungsi Karya Tulis Ilmiah

 

1. Fungsi Untuk Pendidikan

2. Fungsi Untuk Penelitian

3. Fungsi Fungsional

 

C. Manfaat Karya Tulis Karya Tulis Ilmiah

 

1. Dapat melatih pengembangan keterampilan membaca yang efektif.

2. Sebagai pengenalan terhadap aktivitas kepustakaan

3. Mendapatkan kepuasan intelektual

4. Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan

5. Sebagai bahan acuan atau penelitian pendahuluan untuk peneliti selanjutnya

 

D. Jenis-Jenis Karya Tulis Ilmiah

1. Artikel

Artikel adalah sebuah karya tulis yang isinya berupa gagasan atau fakta yang dapat membujuk, meyakinkan, mendidik, serta menghibur pembacanya. Biasanya artikel memiliki panjang kalimat dengan jumlah karakter tertentu.

2. Makalah

Makalah adalah jenis karya tulis yang bersifat ilmiah. Biasanya, makalah ditulis untuk keperluan terkait dengan pendidikan. Dalam penyusunannya, diperlukan data pendukung dari hasil observasi lapangan dari sebuah masalah dalam penelitian. Data yang terkumpul diperlukan untuk mencari penyelesaian masalah dalam penelitian. Biasanya makalah ini disampaikan dalam seminar, simposium, atau uji materi.

3. Skripsi

Menurut Wikipedia, Skripsi adalah istilah yang digunakan di Indonesia untuk mengilustrasikan suatu karya tulis ilmiah berupa paparan tulisan hasil penelitian mahasiswa strata satu (S-1), yang membahas fenomena atau permasalahan tertentu dengan menggunakan kaidah yang berlaku. Penekanan isi dari skripsi terletak pada orisinalitas. Skripsi menjadi syarat kelulusan bagi mahasiswa, untuk meraih gelar sarjana, setelah melalui ujian di depan dosen penguji.

4. Work paper

Work paper atau jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia adalah kertas kerja, merupakan jenis karya tulis ilmiah yang hampir mirip dengan makalah, tetapi analisisnya lebih mendalam. Biasanya work paper berisi catatan-catatan auditor, berisi prosedur audit yang digunakan, metode uji yang dilakukan, informasi yang diperoleh, dan kesimpulan yang dibuat berdasar auditnya.

5. Paper

Paper adalah jenis karya tulis ilmiah yang ditulis berdasar data, serta argumen yang tingkat kevalidannya kuat. Paper juga biasa disebut sebagai ringkasan dari penelitian yang telah dibuat. Tidak banyak perbedaan antara paper dengan makalah, hanya sistematika penulisannya dan pembahasannya yang berbeda. Pembahasannya lebih singkat, karena hanya terfokus pada analisis masalahnya saja.

6. Tesis

Tesis kurang lebih serupa dengan skripsi pada mahasiswa strata satu (S-1), tetapi tesis menganalisis topic dengan lebih kompleks, sehingga esensi ilmiahnya lebih kuat dan lebih kompleks jika dibanding dengan skripsi. Tesis dibuat sebagai syarat kelulusan untuk meraih gelar magister atau master yang ditempuh oleh mahasiswa pasca sarjana (S-2)

7. Disertasi

Setingkat lebih tinggi dari tesis, ada yang biasa disebut dengan disertasi. Karena setingkat lebih tinggi, disertasi digunakan sebagai syarat kelulusan untuk meraih gelar doktor bagi mahasiswa program studi strata tiga (S-3).


 SOAL,

KERJAKAN DIKOLOM KOMENTAR BERI NAMA DAN KELAS...

Tulis daftar pustaka berdasarkan ilustrasi berikut  dengan tepat !

penulis buku Anwar Fuadi,diterbitkan tahun 2022,judul buku KETRAMPILAN MEMBACA PUISI 

Terbit di Bandar Lampunng,oleh  Penerbit Mas Media.

 

KARYA TULIS ILMIAH KELAS XI IPA 1

  KARYA ILMIAH

Assalamualaiukum warohmatullohiwabarokatuh.

Nama Guru    : Surahmi,s.pd

Mapel            : Bahasa Indonesia

Kelas             ; XI IPA  1

Hari/tanggal  : Selasa,7 maret 2023

Kd                 : 3.15 Menganalisis sistematika dan kebahasaan karya ilmiah.

                        4.15 Mengonstruksi sebuah karya ilmiah dengan memerhatikan isi,sistematika dan kebahasaan.

 

Tujuan pembelajaran ;

1.Siswa mampu menganalisis sistematika dan kebahasaan karya ilmiah.

2.Siswa mampu merancang informasi,tujuan,dan esensiyang harus disajikan dalam karya ilmiah.

3.Siswa mampu mengonstruksi sebuah karya ilmiah dengan memperhatikan isi,sistematis dan kebahasaan.


A.Pengertian Karya Tulis Ilmiah

pengertian karya tulis ilmiah menurut para ahli berikut ini :

1. Eko Susilo, M.

Menurut Eko Susilo, M., Karya tulis ilmiah adalah artikel yang diperoleh sesuai dengan sifat ilmiah dan didasarkan pada observasi, evaluasi, penelitian dalam bidang tertentu, disusun menurut metode tertentu dengan sistematika penulisan bahasa bersantun dan isinya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya/keilmiahannya.

2. Dwiloka dan Riana

Menurut Dwiloka dan Riana, Karya ilmiah atau artikel ilmiah adalah karya seorang ilmuwan (dalam bentuk pembangunan) yang ingin mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang diperoleh melalui literatur, koleksi pengalaman, penelitian.

3. Titi Setiyoningsih, S.Pd, M.Pd

Dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta ini menyebutkan, bahwa karya tulis merupakan sebuah tulisan yang dibuat berdasarkan metode ilmiah, yakni logika ilmu pengetahuan, yang dimulai dari adanya masalah, tujuan, manfaat, dan pentingnya hal tersebut dibahas, memuat adanya fakta, teori-teori terdahulu, dan karya-karya terdahulu yang membawa hal tersebut, kemudian ada metode, pembahasan, hingga kesimpulan, tentunya referensi juga harus disertakan.

Pengertian karya tulis ilmiah di atas, berkembang seturut pengalaman penggunanya. Jadi, para ahli di atas, mendefinisikan karya tulis ilmiah berdasarkan pengalaman, serta kebutuhan menggunakan dan membuat karya tulis ilmiah. Dari definisi yang beragam, kita akan mengupas mengenai fungsi karya tulis ilmiah.

 

B. Fungsi Karya Tulis Ilmiah

 

1. Fungsi Untuk Pendidikan

2. Fungsi Untuk Penelitian

3. Fungsi Fungsional

 

C. Manfaat Karya Tulis Karya Tulis Ilmiah

 

1. Dapat melatih pengembangan keterampilan membaca yang efektif.

2. Sebagai pengenalan terhadap aktivitas kepustakaan

3. Mendapatkan kepuasan intelektual

4. Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan

5. Sebagai bahan acuan atau penelitian pendahuluan untuk peneliti selanjutnya

 

D. Jenis-Jenis Karya Tulis Ilmiah

1. Artikel

Artikel adalah sebuah karya tulis yang isinya berupa gagasan atau fakta yang dapat membujuk, meyakinkan, mendidik, serta menghibur pembacanya. Biasanya artikel memiliki panjang kalimat dengan jumlah karakter tertentu.

2. Makalah

Makalah adalah jenis karya tulis yang bersifat ilmiah. Biasanya, makalah ditulis untuk keperluan terkait dengan pendidikan. Dalam penyusunannya, diperlukan data pendukung dari hasil observasi lapangan dari sebuah masalah dalam penelitian. Data yang terkumpul diperlukan untuk mencari penyelesaian masalah dalam penelitian. Biasanya makalah ini disampaikan dalam seminar, simposium, atau uji materi.

3. Skripsi

Menurut Wikipedia, Skripsi adalah istilah yang digunakan di Indonesia untuk mengilustrasikan suatu karya tulis ilmiah berupa paparan tulisan hasil penelitian mahasiswa strata satu (S-1), yang membahas fenomena atau permasalahan tertentu dengan menggunakan kaidah yang berlaku. Penekanan isi dari skripsi terletak pada orisinalitas. Skripsi menjadi syarat kelulusan bagi mahasiswa, untuk meraih gelar sarjana, setelah melalui ujian di depan dosen penguji.

4. Work paper

Work paper atau jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia adalah kertas kerja, merupakan jenis karya tulis ilmiah yang hampir mirip dengan makalah, tetapi analisisnya lebih mendalam. Biasanya work paper berisi catatan-catatan auditor, berisi prosedur audit yang digunakan, metode uji yang dilakukan, informasi yang diperoleh, dan kesimpulan yang dibuat berdasar auditnya.

5. Paper

Paper adalah jenis karya tulis ilmiah yang ditulis berdasar data, serta argumen yang tingkat kevalidannya kuat. Paper juga biasa disebut sebagai ringkasan dari penelitian yang telah dibuat. Tidak banyak perbedaan antara paper dengan makalah, hanya sistematika penulisannya dan pembahasannya yang berbeda. Pembahasannya lebih singkat, karena hanya terfokus pada analisis masalahnya saja.

6. Tesis

Tesis kurang lebih serupa dengan skripsi pada mahasiswa strata satu (S-1), tetapi tesis menganalisis topic dengan lebih kompleks, sehingga esensi ilmiahnya lebih kuat dan lebih kompleks jika dibanding dengan skripsi. Tesis dibuat sebagai syarat kelulusan untuk meraih gelar magister atau master yang ditempuh oleh mahasiswa pasca sarjana (S-2)

7. Disertasi

Setingkat lebih tinggi dari tesis, ada yang biasa disebut dengan disertasi. Karena setingkat lebih tinggi, disertasi digunakan sebagai syarat kelulusan untuk meraih gelar doktor bagi mahasiswa program studi strata tiga (S-3).


 SOAL,

KERJAKAN DIKOLOM KOMENTAR BERI NAMA DAN KELAS...

Tulis daftar pustaka berdasarkan ilustrasi berikut  dengan tepat !

penulis buku Anwar Fuadi,diterbitkan tahun 2022,judul buku KETRAMPILAN MEMBACA PUISI 

Terbit di Bandar Lampunng,oleh Mas Media.

 

MATERI DEBAT KELAS X IPS 2

  ASSALAMUALAIKUMWAROHMATULLOHIWABAROKATUH

MAPEL;  BAHASA INDONESIA

GURU  ;  SURAHMI,SPD

MATERI ; DEBAT

KELAS X IPS 2

 

KD; 3.12 Menghubungkan isu,permasalahan sudut pandang,dan argumen beberapa pihak dan simpulan dari debat untuk menemukan esensi dari debat.

KD;3.13 Mengnalisis isi debat permasalahan,isu,sudut pandang dan argumen beberapa pihak dan simpulan.

 

TUJUAN PEMBELAJARAN ;

1.Peserta didik dapat menemukan esensi dari debat.

2.Peserta didik dapat mengonstruksi debat secara lisan untuk menunjukan esensi dari debat.

3.Peserta didik dapat menganalisis isi debat(permasalahan atau isu,sudut pandang,dan beberapa pihak dan simpulan)

4.Peserta didik dapat mengembangkan permasalahan atau isu dari berbagai sudut pandang yang dilengkapai argumen dalam berdebat.

 

MATERI DEBAT DAN PENGERTIANYA

A.Pengertian debat

Menurut KBBI, debat diartikan sebagai pembahasan dan pertukaran pendapat mengenai suatu hal dengan saling memberi alasan untuk mempertahankan pendapat masing-masing.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Debat: Pengertian, Tujuan, Manfaat, Unsur, Struktur, Jenis, Contoh", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/skola/read/2020/11/26/202011369/debat-pengertian-tujuan-manfaat-unsur-struktur-jenis-contoh?page=all.
Penulis : Rosy Dewi Arianti Saptoyo
Editor : Arum Sutrisni Putri

Kompascom+ baca berita tanpa iklan: https://kmp.im/plus6
Download aplikasi: https://kmp.im/app6

 Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata “debat” berarti pembahasan dan pertukaran pendapat mengenai suatu hal, disertai saling memberi alasan untuk mempertahankan pendapat masing-masing. Alasan-alasan tersebut bisa didukung oleh informasi, data, dan fakta yang berkaitan dengan materi debat.

Tujuan dan Fungsi Debat

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, debat dilakukan untuk mencapai kemenangan dari beradu argumen. Argumen yang paling logis, jelas, dan memiliki struktur teks debat yang baik, biasanya memenangkan perdebatan. Selain untuk mencapai kemenangan argumen, tujuan debat dilakukan juga untuk menguji kebenaran pemikiran mengenai suatu hal.

Selain tujuan, pelaksanaan debat juga memiliki beberapa fungsi, antara lain melatih kemampuan berbicara di depan umum, kemampuan beradu argumen, berpikir kritis, serta mampu menghormati pendapat yang berbeda.

Unsur-Unsur Debat

Debat dapat dilaksanakan dengan memerhatikan beberapa unsur penting. Unsur-unsur debat tersebut adalah sebagai berikut:

  • Mosi: Hal atau topik yang diperdebatkan.
  • Tim pro: Tim yang setuju pada topik yang diperdebatkan .
  • Tim kontra: Tim oposisi tim pro atau tim yang tidak setuju atau menentang topik yang diperdebatkan.
  • Tim netral: Tim yang memberikan dua sisi argumen, baik dukungan maupun sanggahan terhadap topik yang diperdebatkan.
  • Moderator: Orang yang memimpin dan memandu jalannya debat.
  • Notulen: Orang yang menulis jalannya perdebatan dan mengambil kesimpulan dari perdebatan tersebut.

Struktur Teks Debat

Sama seperti teks lainnya, teks debat juga memiliki struktur yang wajib kamu perhatikan. Struktur teks debat tersebut, meliputi:

  • Pengenalan: Bagian ini berisi perkenalan diri dari masing-masing tim debat.
  • Penyampaian argumen: Bagian ini berisi penyampaian argumen dari masing-masing tim mengenai mosi yang sudah ditentukan. Argumen harus didukung dengan data dan fakta.
  • Debat: Setelah masing-masing tim menyampaikan argumen, barulah mereka masuk ke bagian inti struktur teks debat, yaitu debat. Di bagian ini, setiap tim saling menyampaikan sanggahan mereka. Misalnya, tim pro menyanggah argumen tim kontra, atau sebaliknya, tim kontra menyanggah argumen tim pro. Dalam menyampaikan sanggahan, masing-masing tim harus menggunakan bahasa yang sopan dan tidak menyinggung pihak tim lawan.
  • Kesimpulan: Bagian ini berisi kesimpulan dari setiap tim, kemudian diakhiri dengan kesimpulan hasil debat dari moderator.
  • Kaidah Kebahasaan Teks Debat

    Selain memiliki struktur, teks debat juga memiliki kaidah kebahasaannya sendiri. Kaidah kebahasaan teks debat tersebut adalah sebagai berikut:

  • Kalimat Kompleks: struktur teks debat biasanya menggunakan kalimat kompleks, yang memiliki lebih dari satu struktur atau lebih dari satu kata kerja.
  • Konjungsi: teks debat biasanya memanfaatkan konjungsi yang berfungsi untuk menghubungkan kata-kata atau kalimat.
  • Kata Rujukan,:teks debat biasanya menggunakan kata rujukan yang berfungsi untuk menjelaskan pemilik atau pemberi informasi, data, dan fakta yang digunakan dalam argumentasi. Misalnya, dia, beliau, ini, itu, di sana, di sini, dan sebagainya. 

Contoh Teks Debat

Mosi

Dibukanya sekolah tatap muka pada semester genap tahun ajaran dan tahun akademik 2020/2021 di masa pandemi COVID-19.

Moderator

Pada tanggal 20 November 2020, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengumumkan bahwa pemerintah sudah mencabut aturan larangan sekolah tatap muka di masa pandemi COVID-19.

Berdasarkan SKB 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021, Mendikbud menjelaskan bahwa pemerintah akan mengizinkan sekolah tatap muka dan memberikan kewenangan sepenuhnya kepada pemerintah daerah. Bagaimana menurut kalian? Apakah Indonesia sudah siap membuka sekolah-sekolahnya dan menyelenggarakan sekolah tatap muka lagi?

Tim Pro

Kami sangat setuju pemerintah membuka kembali sekolah-sekolah dan menyelenggarakan sekolah tatap muka lagi karena Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) kami nilai kurang efisien dalam proses belajar mengajar.

Apalagi, selama ini PJJ terbukti tidak dapat dilakukan di seluruh Indonesia. Masih banyak guru dan pelajar di desa yang tidak dapat menyelenggarakan PJJ karena kendala tidak memiliki peralatan yang memadai, seperti laptop atau smartphone.

Selain itu, internet di daerah-daerah masih belum stabil sehingga membuat para siswa di daerah semakin berpotensi mengalami ketertinggalan pendidikan.

Dampak-dampak negatif yang dikemukakan oleh Kemendikbud juga sangat beralasan. Oleh karena itu, kami mendukung dibukanya kembali sekolah-sekolah dan diadakannya kembali pembelajaran tatap muka.

Tim Kontra

Kami menolak dibukanya kembali sekolah-sekolah dan diadakannya kembali pembelajaran tatap muka. Dalam kondisi pandemi yang semakin memprihatinkan saat ini di Indonesia, lebih baik rencana pemerintah ini ditunda dulu.

Kami khawatir bila pemerintah masih bersikeras membuka sekolah dan mengadakan pembelajaran tatap muka, akan ada banyak klaster baru COVID-19.

Memang PJJ tidak dapat sepenuhnya dilaksanakan di seluruh Indonesia, tapi kami pikir, kesehatan dan keselamatan masyarakat Indonesia jauh lebih penting dibandingkan memaksakan diri untuk membuka kembali sekolah-sekolah. Apalagi, data menunjukkan pada tanggal 8 Januari 2021, ada lonjakan kasus baru positif COVID-19 sampai 10.617 kasus. 

Tim Netral

Sebagai tim netral, kami bisa memahami masing-masing argumen dari tim pro dan tim kontra. Kami setuju PJJ yang tidak dapat dilaksanakan di seluruh Indonesia membuat banyak siswa di daerah yang mengalami ketertinggalan, tapi kami juga setuju kalau dengan memaksakan dibukanya sekolah-sekolah pada masa pandemi yang semakin mengkhawatirkan ini dapat menimbulkan banyaknya klaster baru di sekolah-sekolah yang dipaksakan dibuka.

Sekalipun demikian, mungkin kita dapat menekan penyebaran dan penambahan kasus baru COVID-19 dengan mengetatkan protokol kesehatan di sekolah-sekolah yang akan dibuka kembali, serta mengikuti peraturan pemerintah mengenai penyelenggaraan pembelajaran tatap muka.

Adanya kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pihak sekolah, pihak rumah sakit, orang tua, dan masyarakat, tentu bisa membuat pelaksanaan pembelajaran tatap muka ini berjalan optimal.

Namun, bila memang nantinya terbukti kebijakan pemerintah ini menimbulkan klaster-klaster COVID-19 baru di sekolah-sekolah yang dibuka kembali, sebaiknya pemerintah menghentikan kebijakan pembukaan kembali sekolah-sekolah ini dan kembali menerapkan PJJ.

Moderator

Baik, setelah mendengarkan argumen dari masing-masing tim, kita bisa menarik kesimpulan bahwa dibukanya sekolah tatap muka pada semester genap tahun ajaran dan tahun akademik 2000/2021 di masa pandemi COVID-19 bisa dilakukan dengan kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pihak sekolah, pihak rumah sakit, dan masyarakat.

Pelaksanaan tersebut wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan mematuhi peraturan pemerintah mengenai penyelenggaraan sekolah tatap muka.

Namun, bila kebijakan sekolah tatap muka ini menimbulkan klaster-klaster baru, maka pemerintah harus menghentikan kebijakan pembukaan kembali sekolah-sekolah ini. Pemerintah harus berfokus pada penerapan PJJ yang jauh lebih baik dari sebelumnya, terutama untuk para guru dan siswa yang ada di daerah-daerah.

SOAL,KERJAKAN DI KOLOM KOMENTAR,TULIS NAMA DAN KELAS !

Tuliskan tujuan DEBAT.....

Jumat, 03 Maret 2023

KARYA TULIS ILMIAH XI IPA 1

 

  KARYA ILMIAH

Assalamualaiukum warohmatullohiwabarokatuh.

Nama Guru    : Surahmi,s.pd

Mapel            : Bahasa Indonesia

Kelas             ; XI IPA  1

Hari/tanggal  : Jumat,3 maret 2023

Kd                 : 3.15 Menganalisis sistematika dan kebahasaan karya ilmiah.

                        4.15 Mengonstruksi sebuah karya ilmiah dengan memerhatikan isi,sistematika dan kebahasaan.

 

Tujuan pembelajaran ;

1.Siswa mampu menganalisis sistematika dan kebahasaan karya ilmiah.

2.Siswa mampu merancang informasi,tujuan,dan esensiyang harus disajikan dalam karya ilmiah.

3.Siswa mampu mengonstruksi sebuah karya ilmiah dengan memperhatikan isi,sistematis dan kebahasaan.


A.Pengertian Karya Tulis Ilmiah

pengertian karya tulis ilmiah menurut para ahli berikut ini :

1. Eko Susilo, M.

Menurut Eko Susilo, M., Karya tulis ilmiah adalah artikel yang diperoleh sesuai dengan sifat ilmiah dan didasarkan pada observasi, evaluasi, penelitian dalam bidang tertentu, disusun menurut metode tertentu dengan sistematika penulisan bahasa bersantun dan isinya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya/keilmiahannya.

2. Dwiloka dan Riana

Menurut Dwiloka dan Riana, Karya ilmiah atau artikel ilmiah adalah karya seorang ilmuwan (dalam bentuk pembangunan) yang ingin mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang diperoleh melalui literatur, koleksi pengalaman, penelitian.

3. Titi Setiyoningsih, S.Pd, M.Pd

Dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta ini menyebutkan, bahwa karya tulis merupakan sebuah tulisan yang dibuat berdasarkan metode ilmiah, yakni logika ilmu pengetahuan, yang dimulai dari adanya masalah, tujuan, manfaat, dan pentingnya hal tersebut dibahas, memuat adanya fakta, teori-teori terdahulu, dan karya-karya terdahulu yang membawa hal tersebut, kemudian ada metode, pembahasan, hingga kesimpulan, tentunya referensi juga harus disertakan.

Pengertian karya tulis ilmiah di atas, berkembang seturut pengalaman penggunanya. Jadi, para ahli di atas, mendefinisikan karya tulis ilmiah berdasarkan pengalaman, serta kebutuhan menggunakan dan membuat karya tulis ilmiah. Dari definisi yang beragam, kita akan mengupas mengenai fungsi karya tulis ilmiah.

 

B. Fungsi Karya Tulis Ilmiah

 

1. Fungsi Untuk Pendidikan

2. Fungsi Untuk Penelitian

3. Fungsi Fungsional

 

C. Manfaat Karya Tulis Karya Tulis Ilmiah

 

1. Dapat melatih pengembangan keterampilan membaca yang efektif.

2. Sebagai pengenalan terhadap aktivitas kepustakaan

3. Mendapatkan kepuasan intelektual

4. Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan

5. Sebagai bahan acuan atau penelitian pendahuluan untuk peneliti selanjutnya

 

D. Jenis-Jenis Karya Tulis Ilmiah

1. Artikel

Artikel adalah sebuah karya tulis yang isinya berupa gagasan atau fakta yang dapat membujuk, meyakinkan, mendidik, serta menghibur pembacanya. Biasanya artikel memiliki panjang kalimat dengan jumlah karakter tertentu.

2. Makalah

Makalah adalah jenis karya tulis yang bersifat ilmiah. Biasanya, makalah ditulis untuk keperluan terkait dengan pendidikan. Dalam penyusunannya, diperlukan data pendukung dari hasil observasi lapangan dari sebuah masalah dalam penelitian. Data yang terkumpul diperlukan untuk mencari penyelesaian masalah dalam penelitian. Biasanya makalah ini disampaikan dalam seminar, simposium, atau uji materi.

3. Skripsi

Menurut Wikipedia, Skripsi adalah istilah yang digunakan di Indonesia untuk mengilustrasikan suatu karya tulis ilmiah berupa paparan tulisan hasil penelitian mahasiswa strata satu (S-1), yang membahas fenomena atau permasalahan tertentu dengan menggunakan kaidah yang berlaku. Penekanan isi dari skripsi terletak pada orisinalitas. Skripsi menjadi syarat kelulusan bagi mahasiswa, untuk meraih gelar sarjana, setelah melalui ujian di depan dosen penguji.

4. Work paper

Work paper atau jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia adalah kertas kerja, merupakan jenis karya tulis ilmiah yang hampir mirip dengan makalah, tetapi analisisnya lebih mendalam. Biasanya work paper berisi catatan-catatan auditor, berisi prosedur audit yang digunakan, metode uji yang dilakukan, informasi yang diperoleh, dan kesimpulan yang dibuat berdasar auditnya.

5. Paper

Paper adalah jenis karya tulis ilmiah yang ditulis berdasar data, serta argumen yang tingkat kevalidannya kuat. Paper juga biasa disebut sebagai ringkasan dari penelitian yang telah dibuat. Tidak banyak perbedaan antara paper dengan makalah, hanya sistematika penulisannya dan pembahasannya yang berbeda. Pembahasannya lebih singkat, karena hanya terfokus pada analisis masalahnya saja.

6. Tesis

Tesis kurang lebih serupa dengan skripsi pada mahasiswa strata satu (S-1), tetapi tesis menganalisis topic dengan lebih kompleks, sehingga esensi ilmiahnya lebih kuat dan lebih kompleks jika dibanding dengan skripsi. Tesis dibuat sebagai syarat kelulusan untuk meraih gelar magister atau master yang ditempuh oleh mahasiswa pasca sarjana (S-2)

7. Disertasi

Setingkat lebih tinggi dari tesis, ada yang biasa disebut dengan disertasi. Karena setingkat lebih tinggi, disertasi digunakan sebagai syarat kelulusan untuk meraih gelar doktor bagi mahasiswa program studi strata tiga (S-3).


 SILAKAN PELAJARI VIDEO TERSEBUT

Kamis, 02 Maret 2023

KARYA TULIS ILMIAH XI IPA 2

  KARYA ILMIAH

Assalamualaiukum warohmatullohiwabarokatuh.

Nama Guru    : Surahmi,s.pd

Mapel            : Bahasa Indonesia

Kelas             ; XI IPA  2

Hari/tanggal  : Kamis,2 maret 2023

Kd                 : 3.15 Menganalisis sistematika dan kebahasaan karya ilmiah.

                        4.15 Mengonstruksi sebuah karya ilmiah dengan memerhatikan isi,sistematika dan kebahasaan.

 

Tujuan pembelajaran ;

1.Siswa mampu menganalisis sistematika dan kebahasaan karya ilmiah.

2.Siswa mampu merancang informasi,tujuan,dan esensiyang harus disajikan dalam karya ilmiah.

3.Siswa mampu mengonstruksi sebuah karya ilmiah dengan memperhatikan isi,sistematis dan kebahasaan.


A.Pengertian Karya Tulis Ilmiah

pengertian karya tulis ilmiah menurut para ahli berikut ini :

1. Eko Susilo, M.

Menurut Eko Susilo, M., Karya tulis ilmiah adalah artikel yang diperoleh sesuai dengan sifat ilmiah dan didasarkan pada observasi, evaluasi, penelitian dalam bidang tertentu, disusun menurut metode tertentu dengan sistematika penulisan bahasa bersantun dan isinya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya/keilmiahannya.

2. Dwiloka dan Riana

Menurut Dwiloka dan Riana, Karya ilmiah atau artikel ilmiah adalah karya seorang ilmuwan (dalam bentuk pembangunan) yang ingin mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang diperoleh melalui literatur, koleksi pengalaman, penelitian.

3. Titi Setiyoningsih, S.Pd, M.Pd

Dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta ini menyebutkan, bahwa karya tulis merupakan sebuah tulisan yang dibuat berdasarkan metode ilmiah, yakni logika ilmu pengetahuan, yang dimulai dari adanya masalah, tujuan, manfaat, dan pentingnya hal tersebut dibahas, memuat adanya fakta, teori-teori terdahulu, dan karya-karya terdahulu yang membawa hal tersebut, kemudian ada metode, pembahasan, hingga kesimpulan, tentunya referensi juga harus disertakan.

Pengertian karya tulis ilmiah di atas, berkembang seturut pengalaman penggunanya. Jadi, para ahli di atas, mendefinisikan karya tulis ilmiah berdasarkan pengalaman, serta kebutuhan menggunakan dan membuat karya tulis ilmiah. Dari definisi yang beragam, kita akan mengupas mengenai fungsi karya tulis ilmiah.

 

B. Fungsi Karya Tulis Ilmiah

 

1. Fungsi Untuk Pendidikan

2. Fungsi Untuk Penelitian

3. Fungsi Fungsional

 

C. Manfaat Karya Tulis Karya Tulis Ilmiah

 

1. Dapat melatih pengembangan keterampilan membaca yang efektif.

2. Sebagai pengenalan terhadap aktivitas kepustakaan

3. Mendapatkan kepuasan intelektual

4. Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan

5. Sebagai bahan acuan atau penelitian pendahuluan untuk peneliti selanjutnya

 

D. Jenis-Jenis Karya Tulis Ilmiah

1. Artikel

Artikel adalah sebuah karya tulis yang isinya berupa gagasan atau fakta yang dapat membujuk, meyakinkan, mendidik, serta menghibur pembacanya. Biasanya artikel memiliki panjang kalimat dengan jumlah karakter tertentu.

2. Makalah

Makalah adalah jenis karya tulis yang bersifat ilmiah. Biasanya, makalah ditulis untuk keperluan terkait dengan pendidikan. Dalam penyusunannya, diperlukan data pendukung dari hasil observasi lapangan dari sebuah masalah dalam penelitian. Data yang terkumpul diperlukan untuk mencari penyelesaian masalah dalam penelitian. Biasanya makalah ini disampaikan dalam seminar, simposium, atau uji materi.

3. Skripsi

Menurut Wikipedia, Skripsi adalah istilah yang digunakan di Indonesia untuk mengilustrasikan suatu karya tulis ilmiah berupa paparan tulisan hasil penelitian mahasiswa strata satu (S-1), yang membahas fenomena atau permasalahan tertentu dengan menggunakan kaidah yang berlaku. Penekanan isi dari skripsi terletak pada orisinalitas. Skripsi menjadi syarat kelulusan bagi mahasiswa, untuk meraih gelar sarjana, setelah melalui ujian di depan dosen penguji.

4. Work paper

Work paper atau jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia adalah kertas kerja, merupakan jenis karya tulis ilmiah yang hampir mirip dengan makalah, tetapi analisisnya lebih mendalam. Biasanya work paper berisi catatan-catatan auditor, berisi prosedur audit yang digunakan, metode uji yang dilakukan, informasi yang diperoleh, dan kesimpulan yang dibuat berdasar auditnya.

5. Paper

Paper adalah jenis karya tulis ilmiah yang ditulis berdasar data, serta argumen yang tingkat kevalidannya kuat. Paper juga biasa disebut sebagai ringkasan dari penelitian yang telah dibuat. Tidak banyak perbedaan antara paper dengan makalah, hanya sistematika penulisannya dan pembahasannya yang berbeda. Pembahasannya lebih singkat, karena hanya terfokus pada analisis masalahnya saja.

6. Tesis

Tesis kurang lebih serupa dengan skripsi pada mahasiswa strata satu (S-1), tetapi tesis menganalisis topic dengan lebih kompleks, sehingga esensi ilmiahnya lebih kuat dan lebih kompleks jika dibanding dengan skripsi. Tesis dibuat sebagai syarat kelulusan untuk meraih gelar magister atau master yang ditempuh oleh mahasiswa pasca sarjana (S-2)

7. Disertasi

Setingkat lebih tinggi dari tesis, ada yang biasa disebut dengan disertasi. Karena setingkat lebih tinggi, disertasi digunakan sebagai syarat kelulusan untuk meraih gelar doktor bagi mahasiswa program studi strata tiga (S-3).


 SILAKAN PELAJARI VIDEO TERSEBUT

Rabu, 01 Maret 2023

KARYA TULIS ILMIAH XI IPA 3

 

  KARYA ILMIAH

Assalamualaiukum warohmatullohiwabarokatuh.

Nama Guru    : Surahmi,s.pd

Mapel            : Bahasa Indonesia

Kelas             ; XI IPA  3

Hari/tanggal  : RABU,1 MARET 2023

Kd                 : 3.14 Mengidentifikasi informasi,tujuan,dan esensi sebuah karya ilmiah yang di baca.

                        4.14 Merancang informasi ,tujuan  dan esensi yang harus disajikan dalam karya ilmiah.

Tujuan pembelajaran ;

1.Siswa mampu mengidentifikasi informasi,tujuan dan esensi sebuah karya ilmiah.

2.Siswa mampu menganalisis sistematika dan kebahasaan karya ilmiah.

3.Siswa mampu merancang informasi,tujuan,dan esensiyang harus disajikan dalam karya ilmiah.

4.Siswa mampu mengonstruksi sebuah karya ilmiah dengan memperhatikan isi,sistematis dan kebahasaan.


A.Pengertian Karya Tulis Ilmiah

pengertian karya tulis ilmiah menurut para ahli berikut ini :

1. Eko Susilo, M.

Menurut Eko Susilo, M., Karya tulis ilmiah adalah artikel yang diperoleh sesuai dengan sifat ilmiah dan didasarkan pada observasi, evaluasi, penelitian dalam bidang tertentu, disusun menurut metode tertentu dengan sistematika penulisan bahasa bersantun dan isinya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya/keilmiahannya.

2. Dwiloka dan Riana

Menurut Dwiloka dan Riana, Karya ilmiah atau artikel ilmiah adalah karya seorang ilmuwan (dalam bentuk pembangunan) yang ingin mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang diperoleh melalui literatur, koleksi pengalaman, penelitian.

3. Titi Setiyoningsih, S.Pd, M.Pd

Dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta ini menyebutkan, bahwa karya tulis merupakan sebuah tulisan yang dibuat berdasarkan metode ilmiah, yakni logika ilmu pengetahuan, yang dimulai dari adanya masalah, tujuan, manfaat, dan pentingnya hal tersebut dibahas, memuat adanya fakta, teori-teori terdahulu, dan karya-karya terdahulu yang membawa hal tersebut, kemudian ada metode, pembahasan, hingga kesimpulan, tentunya referensi juga harus disertakan.

Pengertian karya tulis ilmiah di atas, berkembang seturut pengalaman penggunanya. Jadi, para ahli di atas, mendefinisikan karya tulis ilmiah berdasarkan pengalaman, serta kebutuhan menggunakan dan membuat karya tulis ilmiah. Dari definisi yang beragam, kita akan mengupas mengenai fungsi karya tulis ilmiah.

 

B. Fungsi Karya Tulis Ilmiah

 

1. Fungsi Untuk Pendidikan

2. Fungsi Untuk Penelitian

3. Fungsi Fungsional

 

C. Manfaat Karya Tulis Karya Tulis Ilmiah

 

1. Dapat melatih pengembangan keterampilan membaca yang efektif.

2. Sebagai pengenalan terhadap aktivitas kepustakaan

3. Mendapatkan kepuasan intelektual

4. Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan

5. Sebagai bahan acuan atau penelitian pendahuluan untuk peneliti selanjutnya

 

D. Jenis-Jenis Karya Tulis Ilmiah

1. Artikel

Artikel adalah sebuah karya tulis yang isinya berupa gagasan atau fakta yang dapat membujuk, meyakinkan, mendidik, serta menghibur pembacanya. Biasanya artikel memiliki panjang kalimat dengan jumlah karakter tertentu.

2. Makalah

Makalah adalah jenis karya tulis yang bersifat ilmiah. Biasanya, makalah ditulis untuk keperluan terkait dengan pendidikan. Dalam penyusunannya, diperlukan data pendukung dari hasil observasi lapangan dari sebuah masalah dalam penelitian. Data yang terkumpul diperlukan untuk mencari penyelesaian masalah dalam penelitian. Biasanya makalah ini disampaikan dalam seminar, simposium, atau uji materi.

3. Skripsi

Menurut Wikipedia, Skripsi adalah istilah yang digunakan di Indonesia untuk mengilustrasikan suatu karya tulis ilmiah berupa paparan tulisan hasil penelitian mahasiswa strata satu (S-1), yang membahas fenomena atau permasalahan tertentu dengan menggunakan kaidah yang berlaku. Penekanan isi dari skripsi terletak pada orisinalitas. Skripsi menjadi syarat kelulusan bagi mahasiswa, untuk meraih gelar sarjana, setelah melalui ujian di depan dosen penguji.

4. Work paper

Work paper atau jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia adalah kertas kerja, merupakan jenis karya tulis ilmiah yang hampir mirip dengan makalah, tetapi analisisnya lebih mendalam. Biasanya work paper berisi catatan-catatan auditor, berisi prosedur audit yang digunakan, metode uji yang dilakukan, informasi yang diperoleh, dan kesimpulan yang dibuat berdasar auditnya.

5. Paper

Paper adalah jenis karya tulis ilmiah yang ditulis berdasar data, serta argumen yang tingkat kevalidannya kuat. Paper juga biasa disebut sebagai ringkasan dari penelitian yang telah dibuat. Tidak banyak perbedaan antara paper dengan makalah, hanya sistematika penulisannya dan pembahasannya yang berbeda. Pembahasannya lebih singkat, karena hanya terfokus pada analisis masalahnya saja.

6. Tesis

Tesis kurang lebih serupa dengan skripsi pada mahasiswa strata satu (S-1), tetapi tesis menganalisis topic dengan lebih kompleks, sehingga esensi ilmiahnya lebih kuat dan lebih kompleks jika dibanding dengan skripsi. Tesis dibuat sebagai syarat kelulusan untuk meraih gelar magister atau master yang ditempuh oleh mahasiswa pasca sarjana (S-2)

7. Disertasi

Setingkat lebih tinggi dari tesis, ada yang biasa disebut dengan disertasi. Karena setingkat lebih tinggi, disertasi digunakan sebagai syarat kelulusan untuk meraih gelar doktor bagi mahasiswa program studi strata tiga (S-3).

                             

Selasa, 28 Februari 2023

MATERI DEBAT KELAS X IPS 2

                                ASSALAMUALAIKUMWAROHMATULLOHIWABAROKATUH

MAPEL;  BAHASA INDONESIA

GURU  ;  SURAHMI,SPD

MATERI ; DEBAT

KELAS X IPS 2

 

KD; 3.12 Menghubungkan isu,permasalahan sudut pandang,dan argumen beberapa pihak dan simpulan dari debat untuk menemukan esensi dari debat.

KD;3.13 Mengnalisis isi debat permasalahan,isu,sudut pandang dan argumen beberapa pihak dan simpulan.

 

TUJUAN PEMBELAJARAN ;

1.Peserta didik dapat menemukan esensi dari debat.

2.Peserta didik dapat mengonstruksi debat secara lisan untuk menunjukan esensi dari debat.

3.Peserta didik dapat menganalisis isi debat(permasalahan atau isu,sudut pandang,dan beberapa pihak dan simpulan)

4.Peserta didik dapat mengembangkan permasalahan atau isu dari berbagai sudut pandang yang dilengkapai argumen dalam berdebat.

 

MATERI DEBAT DAN PENGERTIANYA

A.Pengertian debat

Menurut KBBI, debat diartikan sebagai pembahasan dan pertukaran pendapat mengenai suatu hal dengan saling memberi alasan untuk mempertahankan pendapat masing-masing.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Debat: Pengertian, Tujuan, Manfaat, Unsur, Struktur, Jenis, Contoh", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/skola/read/2020/11/26/202011369/debat-pengertian-tujuan-manfaat-unsur-struktur-jenis-contoh?page=all.
Penulis : Rosy Dewi Arianti Saptoyo
Editor : Arum Sutrisni Putri

Kompascom+ baca berita tanpa iklan: https://kmp.im/plus6
Download aplikasi: https://kmp.im/app6

 Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata “debat” berarti pembahasan dan pertukaran pendapat mengenai suatu hal, disertai saling memberi alasan untuk mempertahankan pendapat masing-masing. Alasan-alasan tersebut bisa didukung oleh informasi, data, dan fakta yang berkaitan dengan materi debat.

Tujuan dan Fungsi Debat

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, debat dilakukan untuk mencapai kemenangan dari beradu argumen. Argumen yang paling logis, jelas, dan memiliki struktur teks debat yang baik, biasanya memenangkan perdebatan. Selain untuk mencapai kemenangan argumen, tujuan debat dilakukan juga untuk menguji kebenaran pemikiran mengenai suatu hal.

Selain tujuan, pelaksanaan debat juga memiliki beberapa fungsi, antara lain melatih kemampuan berbicara di depan umum, kemampuan beradu argumen, berpikir kritis, serta mampu menghormati pendapat yang berbeda.

Unsur-Unsur Debat

Debat dapat dilaksanakan dengan memerhatikan beberapa unsur penting. Unsur-unsur debat tersebut adalah sebagai berikut:

  • Mosi: Hal atau topik yang diperdebatkan.
  • Tim pro: Tim yang setuju pada topik yang diperdebatkan .
  • Tim kontra: Tim oposisi tim pro atau tim yang tidak setuju atau menentang topik yang diperdebatkan.
  • Tim netral: Tim yang memberikan dua sisi argumen, baik dukungan maupun sanggahan terhadap topik yang diperdebatkan.
  • Moderator: Orang yang memimpin dan memandu jalannya debat.
  • Notulen: Orang yang menulis jalannya perdebatan dan mengambil kesimpulan dari perdebatan tersebut.

Struktur Teks Debat

Sama seperti teks lainnya, teks debat juga memiliki struktur yang wajib kamu perhatikan. Struktur teks debat tersebut, meliputi:

  • Pengenalan: Bagian ini berisi perkenalan diri dari masing-masing tim debat.
  • Penyampaian argumen: Bagian ini berisi penyampaian argumen dari masing-masing tim mengenai mosi yang sudah ditentukan. Argumen harus didukung dengan data dan fakta.
  • Debat: Setelah masing-masing tim menyampaikan argumen, barulah mereka masuk ke bagian inti struktur teks debat, yaitu debat. Di bagian ini, setiap tim saling menyampaikan sanggahan mereka. Misalnya, tim pro menyanggah argumen tim kontra, atau sebaliknya, tim kontra menyanggah argumen tim pro. Dalam menyampaikan sanggahan, masing-masing tim harus menggunakan bahasa yang sopan dan tidak menyinggung pihak tim lawan.
  • Kesimpulan: Bagian ini berisi kesimpulan dari setiap tim, kemudian diakhiri dengan kesimpulan hasil debat dari moderator.
  • Kaidah Kebahasaan Teks Debat

    Selain memiliki struktur, teks debat juga memiliki kaidah kebahasaannya sendiri. Kaidah kebahasaan teks debat tersebut adalah sebagai berikut:

  • Kalimat Kompleks: struktur teks debat biasanya menggunakan kalimat kompleks, yang memiliki lebih dari satu struktur atau lebih dari satu kata kerja.
  • Konjungsi: teks debat biasanya memanfaatkan konjungsi yang berfungsi untuk menghubungkan kata-kata atau kalimat.
  • Kata Rujukan,:teks debat biasanya menggunakan kata rujukan yang berfungsi untuk menjelaskan pemilik atau pemberi informasi, data, dan fakta yang digunakan dalam argumentasi. Misalnya, dia, beliau, ini, itu, di sana, di sini, dan sebagainya. 

Contoh Teks Debat

Mosi

Dibukanya sekolah tatap muka pada semester genap tahun ajaran dan tahun akademik 2020/2021 di masa pandemi COVID-19.

Moderator

Pada tanggal 20 November 2020, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengumumkan bahwa pemerintah sudah mencabut aturan larangan sekolah tatap muka di masa pandemi COVID-19.

Berdasarkan SKB 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021, Mendikbud menjelaskan bahwa pemerintah akan mengizinkan sekolah tatap muka dan memberikan kewenangan sepenuhnya kepada pemerintah daerah. Bagaimana menurut kalian? Apakah Indonesia sudah siap membuka sekolah-sekolahnya dan menyelenggarakan sekolah tatap muka lagi?

Tim Pro

Kami sangat setuju pemerintah membuka kembali sekolah-sekolah dan menyelenggarakan sekolah tatap muka lagi karena Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) kami nilai kurang efisien dalam proses belajar mengajar.

Apalagi, selama ini PJJ terbukti tidak dapat dilakukan di seluruh Indonesia. Masih banyak guru dan pelajar di desa yang tidak dapat menyelenggarakan PJJ karena kendala tidak memiliki peralatan yang memadai, seperti laptop atau smartphone.

Selain itu, internet di daerah-daerah masih belum stabil sehingga membuat para siswa di daerah semakin berpotensi mengalami ketertinggalan pendidikan.

Dampak-dampak negatif yang dikemukakan oleh Kemendikbud juga sangat beralasan. Oleh karena itu, kami mendukung dibukanya kembali sekolah-sekolah dan diadakannya kembali pembelajaran tatap muka.

Tim Kontra

Kami menolak dibukanya kembali sekolah-sekolah dan diadakannya kembali pembelajaran tatap muka. Dalam kondisi pandemi yang semakin memprihatinkan saat ini di Indonesia, lebih baik rencana pemerintah ini ditunda dulu.

Kami khawatir bila pemerintah masih bersikeras membuka sekolah dan mengadakan pembelajaran tatap muka, akan ada banyak klaster baru COVID-19.

Memang PJJ tidak dapat sepenuhnya dilaksanakan di seluruh Indonesia, tapi kami pikir, kesehatan dan keselamatan masyarakat Indonesia jauh lebih penting dibandingkan memaksakan diri untuk membuka kembali sekolah-sekolah. Apalagi, data menunjukkan pada tanggal 8 Januari 2021, ada lonjakan kasus baru positif COVID-19 sampai 10.617 kasus. 

Tim Netral

Sebagai tim netral, kami bisa memahami masing-masing argumen dari tim pro dan tim kontra. Kami setuju PJJ yang tidak dapat dilaksanakan di seluruh Indonesia membuat banyak siswa di daerah yang mengalami ketertinggalan, tapi kami juga setuju kalau dengan memaksakan dibukanya sekolah-sekolah pada masa pandemi yang semakin mengkhawatirkan ini dapat menimbulkan banyaknya klaster baru di sekolah-sekolah yang dipaksakan dibuka.

Sekalipun demikian, mungkin kita dapat menekan penyebaran dan penambahan kasus baru COVID-19 dengan mengetatkan protokol kesehatan di sekolah-sekolah yang akan dibuka kembali, serta mengikuti peraturan pemerintah mengenai penyelenggaraan pembelajaran tatap muka.

Adanya kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pihak sekolah, pihak rumah sakit, orang tua, dan masyarakat, tentu bisa membuat pelaksanaan pembelajaran tatap muka ini berjalan optimal.

Namun, bila memang nantinya terbukti kebijakan pemerintah ini menimbulkan klaster-klaster COVID-19 baru di sekolah-sekolah yang dibuka kembali, sebaiknya pemerintah menghentikan kebijakan pembukaan kembali sekolah-sekolah ini dan kembali menerapkan PJJ.

Moderator

Baik, setelah mendengarkan argumen dari masing-masing tim, kita bisa menarik kesimpulan bahwa dibukanya sekolah tatap muka pada semester genap tahun ajaran dan tahun akademik 2000/2021 di masa pandemi COVID-19 bisa dilakukan dengan kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pihak sekolah, pihak rumah sakit, dan masyarakat.

Pelaksanaan tersebut wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan mematuhi peraturan pemerintah mengenai penyelenggaraan sekolah tatap muka.

Namun, bila kebijakan sekolah tatap muka ini menimbulkan klaster-klaster baru, maka pemerintah harus menghentikan kebijakan pembukaan kembali sekolah-sekolah ini. Pemerintah harus berfokus pada penerapan PJJ yang jauh lebih baik dari sebelumnya, terutama untuk para guru dan siswa yang ada di daerah-daerah.

                          SILAKAN BACA DENGAN CERMATI MATERI TERSEBUT 

SOAL...

Jelaskan pengertian debat menurut kalian !

  •  

 

Menurut KBBI, debat diartikan sebagai pembahasan dan pertukaran pendapat mengenai suatu hal dengan saling memberi alasan untuk mempertahankan pendapat masing-masing.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Debat: Pengertian, Tujuan, Manfaat, Unsur, Struktur, Jenis, Contoh", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/skola/read/2020/11/26/202011369/debat-pengertian-tujuan-manfaat-unsur-struktur-jenis-contoh?page=all.
Penulis : Rosy Dewi Arianti Saptoyo
Editor : Arum Sutrisni Putri

Kompascom+ baca berita tanpa iklan: https://kmp.im/plus6
Download aplikasi: https://kmp.im/app6

Selasa, 14 Februari 2023

TEKS NEGOSIASI X IPS 2

                                                           TEKS  NEGOSIASI

Assalamualaikum warohmatullohiwabarokatuh.

Nama guru     :Surahmi,s,pd

Mapel            :Bahasa Indonesia

Hari /tanggal : Selasa,14  februari 2023

Kelas             : X IPS 2

Materi           : Teks Negosiasi

KD : 3.11  Mengevaluasi pengajuan,penawaran,dan persetujuan dalam teks negosiasi baik lisan   maupun tertulis.

        

Tujuan Pembelajaran : 

1.Peserta didik dapat mengevaluasi pengajuan,penawaran,dan persetujuan dalam teks negosiasi baik lisan maupun tertulis.

2.Peserta didik dapat menyampaikan  pengajuan,penawaran,persetujuan,dan penutup dalam teks negosiasi.

3.Peserta didik dapat menganalisis isi,struktur,dan kebahasaan teks negosiasi.


A.Pengertian Teks Negosiasi

Teks negosiasi adalah suatu proses komunikasi antara dua pihak,yg masing masing mempunyai tujuan dan sudut pandang mereka sendiri,serta berusaha mencapai kesepakatan,yang memuaskan kedua belah pihak mengenai masalah yang sama.

B.Struktur Teks Negosiasi

1.Orientasi

2.Pengajuan

3.Penawaran

4.Persetujuan

5.Penutup

 

Contoh teks negosiasi di sekolah.


Orientasi.

Siswa: "Assalammualaikum, Bu maaf mengganggu waktunya sebentar."

Guru: “Waalaikumsalam, iya ada keperluan apa ya?"

Siswa: "Kedatangan saya ke sini terkait tugas yang Ibu berikan minggu lalu, saya belum dapat mengumpulkannya hari ini."

Guru: "Jika belum, artinya kamu tidak akan memiliki nilai tugas tersebut. Pokoknya harus dikumpulkan hari ini, jika tidak, ya tidak dapat nilai."

Permintaan.

Siswa: "Saya sudah lima hari sakit Bu, sehingga tidak dapat mengerjakan tugas yang Ibu berikan. Mohon Ibu untuk bisa mempertimbangkannya."

Pemenuhan.

Guru: "Sebenarnya ibu tidak mau menerima alasan apa pun. Namun berhubung kamu telah mau datang menemui ibu, ibu beri kesempatan mengerjakan tugas dalam waktu satu hari."

Penawaran.

Siswa: "Tidak bisa ditambah Bu waktu pengerjaannya, satu hari terlalu singkat. Bagaimana jika dua hari Bu?"

Guru: "Gini saja, pilih satu hari, tapi kamu berkesempatan untuk mendapatkan nilai A, atau dua hari tapi maksimal nilai kamu B, ayo bagaimana?"

Persetujuan.

Siswa: "Bingung Bu, saya pilih dua hari saja Bu."

Guru: "Ya sudah ibu tunggu tugasnya, awas jangan lupa."

 

 

Simak video beriku ini !!!!!

 
 
 
 
 

 
 

 
Tuliskan informasi yang terdapat dalam teks dialog negosiasi DI SEKOLAH yg sy buat pada contoh di atas !!!!!! 


SELAMAT MENGERJAKAN.

 

Senin, 13 Februari 2023

TEKS NEGOSIASI X IPS 2

 

 TEKS  NEGOSIASI

Assalamualaikum warohmatullohiwabarokatuh.

Nama guru     :Surahmi,s,pd

Mapel            :Bahasa Indonesia

Hari /tanggal : Senin, 13  Februari 2023

Kelas             : X IPS 2

Materi           : Teks Negosiasi

KD : 3.11. Menganalis isi,struktur,orientasi,pengajuan,penawaran,persetujuan,penutup dan kebahasaan teks negosiasi.

        

Tujuan Pembelajaran : 

1.Peserta didik dapat mengevaluasi pengajuan,penawaran,dan persetujuan dalam teks negosiasi baik lisan maupun tertulis.

2.Peserta didik dapat menyampaikan  pengajuan,penawaran,persetujuan,dan penutup dalam teks negosiasi.

3.Peserta didik dapat menganalisis isi,struktur,dan kebahasaan teks negosiasi.

4.Peserta didik dapat mengonstruksikan teks negosiasi dengan memperhatikan isi,struktur,orientasi,pengajuan,penawaran,persetujuan,dengan memperhatikan isi,struktur, dan teks kebahasaan.


A.Pengertian Teks Negosiasi

Teks negosiasi adalah suatu proses komunikasi antara dua pihak,yg masing masing mempunyai tujuan dan sudut pandang mereka sendiri,serta berusaha mencapai kesepakatan,yang memuaskan kedua belah pihak mengenai masalah yang sama.

B.Struktur Teks Negosiasi

1.Orientasi

2.Pengajuan

3.Penawaran

4.Persetujuan

5.Penutup

 

Contoh teks negosiasi di sekolah.


Orientasi.

Siswa: "Assalammualaikum, Bu maaf mengganggu waktunya sebentar."

Guru: “Waalaikumsalam, iya ada keperluan apa ya?"

Siswa: "Kedatangan saya ke sini terkait tugas yang Ibu berikan minggu lalu, saya belum dapat mengumpulkannya hari ini."

Guru: "Jika belum, artinya kamu tidak akan memiliki nilai tugas tersebut. Pokoknya harus dikumpulkan hari ini, jika tidak, ya tidak dapat nilai."

Permintaan.

Siswa: "Saya sudah lima hari sakit Bu, sehingga tidak dapat mengerjakan tugas yang Ibu berikan. Mohon Ibu untuk bisa mempertimbangkannya."

Pemenuhan.

Guru: "Sebenarnya ibu tidak mau menerima alasan apa pun. Namun berhubung kamu telah mau datang menemui ibu, ibu beri kesempatan mengerjakan tugas dalam waktu satu hari."

Penawaran.

Siswa: "Tidak bisa ditambah Bu waktu pengerjaannya, satu hari terlalu singkat. Bagaimana jika dua hari Bu?"

Guru: "Gini saja, pilih satu hari, tapi kamu berkesempatan untuk mendapatkan nilai A, atau dua hari tapi maksimal nilai kamu B, ayo bagaimana?"

Persetujuan.

Siswa: "Bingung Bu, saya pilih dua hari saja Bu."

Guru: "Ya sudah ibu tunggu tugasnya, awas jangan lupa."

 

 

Simak video beriku ini !!!!!




 
 
 
 
 

 
 

 
Tuliskan informasi yang terdapat dalam teks dialog negosiasi DI SEKOLAH yg sy buat pada contoh di atas !!!!!! 


SELAMAT MENGERJAKAN.

 

 






 





Selasa, 07 Februari 2023

TEKS NEGOSIASI X IPS 2

 TEKS  NEGOSIASI

Assalamualaikum warohmatullohiwabarokatuh.

Nama guru     :Surahmi,s,pd

Mapel            :Bahasa Indonesia

Hari /tanggal : Selasa  7 Februari 2023

Kelas             : X IPS 2

Materi           : Teks Negosiasi

KD : 3.11. Menganalis isi,struktur,orientasi,pengajuan,penawaran,persetujuan,penutup dan kebahasaan teks negosiasi.

        

Tujuan Pembelajaran : 

1.Peserta didik dapat mengevaluasi pengajuan,penawaran,dan persetujuan dalam teks negosiasi baik lisan maupun tertulis.

2.Peserta didik dapat menyampaikan  pengajuan,penawaran,persetujuan,dan penutup dalam teks negosiasi.

3.Peserta didik dapat menganalisis isi,struktur,dan kebahasaan teks negosiasi.

4.Peserta didik dapat mengonstruksikan teks negosiasi dengan memperhatikan isi,struktur,orientasi,pengajuan,penawaran,persetujuan,dengan memperhatikan isi,struktur, dan teks kebahasaan.


A.Pengertian Teks Negosiasi

Teks negosiasi adalah suatu proses komunikasi antara dua pihak,yg masing masing mempunyai tujuan dan sudut pandang mereka sendiri,serta berusaha mencapai kesepakatan,yang memuaskan kedua belah pihak mengenai masalah yang sama.

B.Struktur Teks Negosiasi

1.Orientasi

2.Pengajuan

3.Penawaran

4.Persetujuan

5.Penutup

 

Contoh teks negosiasi di sekolah.


Orientasi.

Siswa: "Assalammualaikum, Bu maaf mengganggu waktunya sebentar."

Guru: “Waalaikumsalam, iya ada keperluan apa ya?"

Siswa: "Kedatangan saya ke sini terkait tugas yang Ibu berikan minggu lalu, saya belum dapat mengumpulkannya hari ini."

Guru: "Jika belum, artinya kamu tidak akan memiliki nilai tugas tersebut. Pokoknya harus dikumpulkan hari ini, jika tidak, ya tidak dapat nilai."

Permintaan.

Siswa: "Saya sudah lima hari sakit Bu, sehingga tidak dapat mengerjakan tugas yang Ibu berikan. Mohon Ibu untuk bisa mempertimbangkannya."

Pemenuhan.

Guru: "Sebenarnya ibu tidak mau menerima alasan apa pun. Namun berhubung kamu telah mau datang menemui ibu, ibu beri kesempatan mengerjakan tugas dalam waktu satu hari."

Penawaran.

Siswa: "Tidak bisa ditambah Bu waktu pengerjaannya, satu hari terlalu singkat. Bagaimana jika dua hari Bu?"

Guru: "Gini saja, pilih satu hari, tapi kamu berkesempatan untuk mendapatkan nilai A, atau dua hari tapi maksimal nilai kamu B, ayo bagaimana?"

Persetujuan.

Siswa: "Bingung Bu, saya pilih dua hari saja Bu."

Guru: "Ya sudah ibu tunggu tugasnya, awas jangan lupa."

 

 

Simak video beriku ini !!!!!




 
 
 
 
 

 
 

 
Tuliskan informasi yang terdapat dalam teks dialog negosiasi DI SEKOLAH yg sy buat pada contoh di atas !!!!!! 


SELAMAT MENGERJAKAN.

 

 






 





Senin, 06 Februari 2023

TEKS NEGOSIASI X IPS 2

  TEKS  NEGOSIASI

Assalamualaikum warohmatullohiwabarokatuh.

Nama guru     :Surahmi,s,pd

Mapel            :Bahasa Indonesia

Hari /tanggal : Senin,6 februari 2023

Kelas             : X IPS 2

Materi           : Teks Negosiasi

KD : 3.11  Mengevaluasi pengajuan,penawaran,dan persetujuan dalam teks negosiasi baik lisan   maupun tertulis.

        

Tujuan Pembelajaran : 

1.Peserta didik dapat mengevaluasi pengajuan,penawaran,dan persetujuan dalam teks negosiasi baik lisan maupun tertulis.

2.Peserta didik dapat menyampaikan  pengajuan,penawaran,persetujuan,dan penutup dalam teks negosiasi.

3.Peserta didik dapat menganalisis isi,struktur,dan kebahasaan teks negosiasi.


A.Pengertian Teks Negosiasi

Teks negosiasi adalah suatu proses komunikasi antara dua pihak,yg masing masing mempunyai tujuan dan sudut pandang mereka sendiri,serta berusaha mencapai kesepakatan,yang memuaskan kedua belah pihak mengenai masalah yang sama.

B.Struktur Teks Negosiasi

1.Orientasi

2.Pengajuan

3.Penawaran

4.Persetujuan

5.Penutup

 

Contoh teks negosiasi di sekolah.


Orientasi.

Siswa: "Assalammualaikum, Bu maaf mengganggu waktunya sebentar."

Guru: “Waalaikumsalam, iya ada keperluan apa ya?"

Siswa: "Kedatangan saya ke sini terkait tugas yang Ibu berikan minggu lalu, saya belum dapat mengumpulkannya hari ini."

Guru: "Jika belum, artinya kamu tidak akan memiliki nilai tugas tersebut. Pokoknya harus dikumpulkan hari ini, jika tidak, ya tidak dapat nilai."

Permintaan.

Siswa: "Saya sudah lima hari sakit Bu, sehingga tidak dapat mengerjakan tugas yang Ibu berikan. Mohon Ibu untuk bisa mempertimbangkannya."

Pemenuhan.

Guru: "Sebenarnya ibu tidak mau menerima alasan apa pun. Namun berhubung kamu telah mau datang menemui ibu, ibu beri kesempatan mengerjakan tugas dalam waktu satu hari."

Penawaran.

Siswa: "Tidak bisa ditambah Bu waktu pengerjaannya, satu hari terlalu singkat. Bagaimana jika dua hari Bu?"

Guru: "Gini saja, pilih satu hari, tapi kamu berkesempatan untuk mendapatkan nilai A, atau dua hari tapi maksimal nilai kamu B, ayo bagaimana?"

Persetujuan.

Siswa: "Bingung Bu, saya pilih dua hari saja Bu."

Guru: "Ya sudah ibu tunggu tugasnya, awas jangan lupa."

 

 

Simak video beriku ini !!!!!

 
 
 
 
 

 
 

 
Tuliskan informasi yang terdapat dalam teks dialog negosiasi DI SEKOLAH yg sy buat pada contoh di atas !!!!!! 


SELAMAT MENGERJAKAN.